Suara.com - Bekas Kluster Covid-19, Mustafa Centre di Singapura Kembali Dibuka
Mal Mustafa Centre, salah satu merupakan kluster Covid-19 terbanyak di Singapura, kembali dibuka pada Rabu (6/5/2020) setelah tutup lebih dari satu bulan.
Meski begitu, semua bagian mal lain yang menjual berbagai produk mulai dari pakaian, sepatu, dan elektronik, akan tetap tutup.
Dilansir Anadolu Agency, Direktur pelaksana Mustafa Mustaq Ahmad mengatakan bahwa supermarket, yang berukuran sekitar 55.000 kaki persegi, dibuka kembali pada Rabu tengah hari.
Pihak berwenang setuju untuk membuka kembali bagian supermarket di mal setelah melakukan sejumlah pengecekan.
"Kami telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan bahwa Mustafa aman, termasuk membatasi jumlah orang di dalamnya. Kami memiliki sistem yang memantau angka," kata Mustaq pada CNA.
Hanya maksimal 325 orang akan diizinkan di supermarket pada satu waktu, kata Mustaq.
Manajemen juga telah menerapkan langkah-langkah self-distancing, contohnya menaruh pita di tanah untuk ruang pelanggan terpisah di kasir.
Seperti di supermarket lain di seluruh negera tersebut, pelanggan juga perlu memiliki kartu identitas untuk dipindai dan suhu mereka diperiksa, katanya.
Baca Juga: Di Tengah Lockdown, Sekelompok Pemuda di Singapura Gelar Pesta Miras
Saat ini juga hanya ada satu pintu masuk dan dua pintu keluar yang digunakan. Lebih sedikit dibandingkan dengan enam pintu masuk dan keluar sebelumnya.
Sekitar 100 karyawan akan bekerja di supermarket secara bergiliran, tambah Mustaq. Sebanyak 124 kasus Covid-19 telah dikaitkan ke mal Mustafa pada 3 Mei.
Mal mengumumkan bahwa mereka akan ditutup setidaknya dua minggu pada awal April untuk didesinfeksi secara profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal