Suara.com - Banyak Diidap Pasien Covid-19, Ini Cara Mencegah Penyakit Hipertensi
Sejumlah studi menyebutkan 30 sampai 40 persen pasien Covid-19 di China, Italia, dan Amerika Serikat yang meninggal dunia, juga mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi.
Bahkan di Italia, tercatat sebanyak 40 persen pasien Covid-19 yang meninggal dunia memiliki riwayat hipertensi dengan faktor kedua usia lanjut.
Dijelaskan oleh dr Dafsah A Juzar, SpJP (K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FESC kemungkinan besar mereka yang berusia lanjut juga memiliki hipertensi.
"(Hipertensi) membuat manifestasi (Covid-19) jadi lebih berat. Tapi kalau Covid-19 menyebabkan hipertensi saya belum baca ada laporan masuk, ya," katanya dalam Bincang Sehat Bersama Yayasan Jantung Indonesia, Rabu (13/5/2020).
Oleh karena itu, penting bagi kita yang sedang menjaga kesehatan selama karantina di rumah aja ini untuk juga mencegah diri dari hipertensi.
Dr Juzar menyebut cara mencegah hipertensi bisa dimulai dari asupan makanan. Selalu ingat untuk memilih makanan yang mengandung garam lebih rendah.
Konsumsi terlalu banyak garam akan menyebabkan terjadinya retensi cairan dalam tubuh. Retensi cairan dalam tubuh ini yang akan menjadi beban berlebih bagi jantung dane menyebabkan hipertensi.
Kemudian cara selanjutnya adalah dengan rutin olahraga. Baik yang sudah memiliki riwayat hipertensi maupun tidak, olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang memiliki gerakan berkelanjutan seperti senam aerobik.
Baca Juga: Dugaan Kasus Penganiayaan, May Lee dan Anak Okan Cornelius Kurang Dekat
"Dianjurjan adalah olahraga aerobik dengan durasi 30 menit, minimal lima kali seminggu. Lebih ke (olahraga) yang membuat sirkulasi darah lebih lancar," kata dr Juzar.
Namun tidak dianjurkan melakukan olahraga dengan gerakan tiba-tiba seperti berlari, atau yang sesekali berhenti seperti basket, tenis, atau bulu tangkis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius