Suara.com - Komplikasi Makin Beragam, Pasien Covid-19 Bisa Alami Pembekuan Darah.
Kompilkasi yang ditimbulkan dari virus corona atau Covid-19 semakin beragam.
Baru-baru ini para ahli medis dan peneliti menemukan bahwa pasien Covid-19 juga mengalami pembekuan atau gumpalan darah.
Dalam siaran pers yang diterima, Suara.com, Rabu (25/5/2020), Anggota Dewan Penasihat COVID-19 dari The Physiological Society, Pratima Chowdary menulis bahwa beberapa negara melaporkan sebanyak 40 persen dalam perawatan intensif mengalami pembekuan darah.
Pasien di bangsal juga memiliki prevalensi yang lebih tinggi walaupun tidak sama besarnya dengan pasien yang dirawat intensif.
Kelebihan trombosis ini telah dikonfirmasi dalam laporan otopsi di mana trombosis yang lebih luas telah dicatat di paru-paru dan trombosis tercatat di pembuluh darah organ lain.
Lantas apa bedanya dengan pembekuan darah pada umumnya?
"Ada pandangan yang berkembang bahwa trombi arteri pulmonalis pada pasien-pasien ini mungkin mewakili pembentukan trombus (penggumpalan darah) de novo, tidak seperti gumpalan khas yang mewakili fenomena emboli," ujar Pratima.
Dengan kata lain, gumpalan terbentuk oleh deposito baru di pembuluh darah daripada gumpalan yang terbentuk di bagian lain dari tubuh yang bermigrasi. Ini mungkin menjelaskan timbulnya lambatnya sesak napas.
Baca Juga: Rahasia Kastengel Enak dan Gurih: Pilih Jenis Keju Tua!
Pada beberapa pasien, sesak napascepat yang lebih khas merupakan akibat oklusi cepat dari pembuluh darah paru telah terlihat.
"Saya menduga kombinasi keduanya umum terjadi pada kelompok pasien, dengan trombi perifer yang lebih kecil mewakili pembentukan trombus de novo. Trombi di arteri yang lebih besar mungkin berasal dari emboli," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan