Suara.com - Bagi pekerja kantoran, duduk di depan komputer terlalu lama atau saat duduk bersama teman-teman saat makan siang, berisiko mengalami pembekuan darah yang bisa mengancam jiwa.
Jika pembekuan darah ini terjadi di paru-paru atau jantung, hal ini dapat menyebabkan komplikasi ekstrem.
Namun, membuat pilihan yang tepat dengan cara kita makan, apa yang kita lakukan, dan apa yang kita kenakan setiap hari akan mengurangi kemungkinan pembekuan darah yang merusak kesehatan kita.
Berikut beberapa tips untuk mencegah pembekuan darah yang dilansir dari Brightside.
1. Kenakan pakaian longgar
Untuk mendorong sirkulasi yang sehat dalam tubuh, sebaiknya hindari mengenakan pakaian ketat.
Karena pembekuan darah dapat muncul di kaki , skinny jeans sangat buruk untuk sirkulasi yang baik. Lebih baik gunakan celana panjang kain atau celana olahraga yang lebih nyaman untuk dipakai.
2. Mandi menggunakan garam Epsom
Garam Epsom dikenal untuk mendorong sirkulasi darah yang sehat dalam tubuh. Jadi lain kali ketika Anda membutuhkan waktu santai, mandilah dengan campuran garam Epsom, daripada menggunakan gelembung.
Baca Juga: Bertahan Hidup dengan Minum Darah, Pasangan Ini Totalitas Jadi Vampir
3. Berhenti setiap 2 jam saat mengemudi
Jangan memaksakan tubuh saat Anda akan mengemudi lebih dari 2 jam. Lebih baik beristirahat sejenak setiap 2 jam untuk merenggangkan dan menggerakan tubuh.
Hal ini akan mencegah pembekuan darah yang bisa terjadi selama mengendarai.
4. Konsumsi bahan 'pengencer darah' alami
Selain obat yang disarankan oleh dokter. Ada beberapa pilihan alami untuk mengencerkan darah.
Anda bisa mengonsumsi bawang putih mentah atau kunyit dalam pola makan harian. Selain untuk mencegah pembekuan darah, kedua bahan ini juga bisa menyehatkan tubuh secara keseluruhan.
Berita Terkait
-
Heboh Timbul Efek Samping Pembekuan Darah, BPOM Sebut Vaksin AstraZeneca Sudah Tidak Beredar di Indonesia
-
BPOM Tegaskan Tidak Ada Kejadian Pembekuan Darah karena Vaksin Covid-19 AstraZeneca
-
Heboh Vaksin AstraZeneca Beri Efek Samping Pembekuan Darah, Menkes Budi Gunadi Sadikin Buka Suara
-
Jay Idzes Alami Pembekuan Darah, Bisa Fatal Sampai Gangguan Paru-Paru, Jantung dan Otak
-
5 Manfaat Terapi Lintah bagi Kesehatan, Pernah Mencobanya?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar