Suara.com - Pandemi Reda, Turki Bolehkan Umat Muslim Salat di Masjid 2 Kali Sehari
Pemerintah Turki mulai melonggarkan pembatasan wilayah dan karantina karena pandemi virus Corona Covid-19.
Berbicara dalam momen Idul Fitri yang dirayakan oleh umat muslim di seluruh dunia, Kementerian Dalam Negeri membolehkan salat jamaah di masjid.
Syaratnya, salat jamaah di masjid hanya boleh dilakukan dua kali dari lima waktu salat dalam sehari. Kebijakan ini akan mulai diberlakukan mulai 29 Mei mendatang.
"Warga diperbolehkan melakukan dua dari lima salat secara berjemaah di masjid di 81 provinsi. Namun, tetap dengan mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain," kata Kementerian Dalam Negeri Turki dalam sebuah pernyataan, dilansir Anadolu Agency.
Selain itu, masjid-masjid akan tetap terbuka untuk mereka yang ingin melakukan salat sendirian.
Warga yang menunjukkan gejala penyakit akan dilarang memasuki area masjid.
"Sedangkan untuk salat Jumat boleh dilakukan di halaman atau area terbuka saja," tambah kementerian.
Durasi salat akan dipersingkat dan dakwah pun ditiadakan.
Baca Juga: Kasus Corona Turun, Turki Bebaskan 66.322 Ekspatriat dari Tempat Karantina
Area masjid juga diharuskan bebas dari tasbih, meja baca, dan sepatu.
Kementerian Agama Turki melarang salat berjamaah, termasuk salat Jumat, sejak 16 Maret setelah merebaknya wabah virus Corona di negara itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026