Suara.com - Temani Anak Belajar di Rumah, Gisella Anastasia Merasa Tertampar, Kenapa?
Dengan masih diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, tentu anak-anak juga masih harus belajar di rumah.
Orangtua perlu mendampingi anak dalam masa-masa seperti ini, seperti yang dilakukan Gisella Anastasia. Ia mengaku tertampar dengan keadaan di masa pandemi ini.
"Ya baru sadar semua, kayak baru ketampar semua gara-gara pandemi ini. Selama ini banyak sekali karena kesibukan, udah bayar sekolah lalu tugasnya selesai. Anak keluar dari sekolah udah pinter sendiri," ujarnya saat mengisi acara Virtual Media Gathering Sampoerna Academy, beberapa waktu lalu.
Gisella sadar bahwa sekolah tidak hanya bisa dengan menyerahkan ke sekolah saja. Sebagai orangtua, seharusnya ia terlibat dalam pembelajaran anak.
"Jadi banyak banget orangtua yang nggak menyadari kalau memang orangtua tuh sebenarnya mesti ikutan dalam proses belajar mengajar anak, dalam proses mendidik," imbuhnya lagi.
Gisella juga menyoroti soal kekompakan orangtua dan guru di masa belajar di rumah, karena orangtua perlu menyesuaikan cara guru mengajari sang anak.
Ia mengakui tentu akan membingungkan bagi anak apabila terbiasa diajari dengan cara tertentu saat di sekolah, lalu saat di rumah diajari orangtuanya dengan cara berbeda.
Tak hanya itu, bagi Gisella bukan soal pelajaran saja, namun juga pembentukan karakter. Contohnya soal jam makan, di mana di sekolah Gempi memiliki jam makan dan caranya tersendiri.
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Remaja Perempuan 18 Tahun: Mau Menikahi Ayah Kandung
"Nggak bisa kalau di sekolah udah didisiplinin, di rumah kitanya manjain. Jadi emang butuh banget untuk kompak (dengan guru) supaya anaknya bisa maksimal," pungkas perempuan berusia 29 tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?