Itu artinya mereka tidak akan kuat jika hanya mengandalkan kekebalan tubuh secara alami.
Mereka yang rentan ini bukan hanya terkait umur, yang banyak menjadi korban meninggal dunia karena Covid-19.
Tetapi juga mereka yang memiliki penyakit penyerta komorbid, seperti hipertensi, diabetes, jantung, kanker, hingga penyakit paru kronis.
"Kami dari profesi berpesan kepada memiliki penyakit komorbid untuk menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Ikuti anjuran pemerintah, dan kontrol ketat, jangan lupa kontrol kembali dokter yang merawat," jelasnya.
Oleh karena itu, menurut Ketua Umum IAKMI Dr. Ede Surya Darmawan, SKM, MDM mengatakan herd immunity adalah satu hal yang bagus meski tidak direkomendasikan WHO, karena mereka yang rentan bisa menjadi korban.
Sehingga untuk kasus Covid-19, herd immunity bukanlah pilihan, tapi cara yang terbaik adalah upaya untuk menekan, dengan masyarakat tetap menjalankan pola hidup sehat.
"Herd immunity satu hal yang bagus, dengan cara diprogram, karena itu harus divaksinasi. Keadaan virus corona bisa saja liar dan membahayakan, kalau sekedar (herd immunity) tanpa intervensi. Herd immunity bukan pilihan, tapi yang terbaik upaya untuk menekan (virus)," tutup Dr. Ede.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin