Suara.com - Minum Kopi Satu Cangkir Setiap Hari, Bisa Cegah Penyakit Batu Empedu!
Sebagai salah satu minuman favorit banyak orang, kopi memiliki banyak manfaat selain menambah energi. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan minum secangkir kopi sehari dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan.
Studi dari Institute for Scientific Information on Coffee (ASIC) menunjukkan minum kopi dapat mengurangi risiko gangguan pencernaan tertentu, termasuk penyakit batu empedu dan pankreatitis.
Penelitian ini juga menyoroti efek menguntungkan lain di balik mengonsumsi kopi, seperti mendukung mikroflora usus dan meningkatkan motilitas usus.
Menurut peneliti dari University of Milan di Italia juga menunjukkan kopi dapat mengurangi keluhan pencernaan seperti sembelit.
"Serta potensi pengurangan risiko kondisi yang lebih serius seperti penyakit hati kronis," catat penulis, dilansir The Health Site.
Penyakit batu empedu juga termasuk gangguan pencernaan umum, yang disebabkan oleh akumulasi batu empedu di kantong empedu atau saluran empedu. Ini memengaruhi sekitar 10-15 persen dari populasi orang dewasa.
Para peneliti mengatakan bahwa mekanisme yang melindungi kopi dari penyakit batu empedu belum diketahui. Tetapi mereka mengakui bahwa risiko untuk kondisi ini menurun dengan meningkatnya konsumsi kopi setiap hari.
Peneliti menduga penyebabnya adalah kafein yang terkandung di dalam kopi. Dugaan ini muncul setelah mereka melihat efek menguntungkan yang sama tidak terlihat pada kopi tanpa kafein.
Baca Juga: Berapa Lama Kafein Bertahan di Sistem Tubuh?
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat