Suara.com - Menjadi salah satu makanan tertua di dunia, keju kini merupakan makanan yang sangat populer di tengah masyarakat. Mungkin itu sebabnya didedikasikan satu hari khusus untuk memperingati Hari Keju Nasional di Amerika Serikat, yaitu setiap tanggal 4 Juni setiap tahunnya.
Dikutip dari siaran pers Greenfields, ada dua jenis keju yang biasa kita konsumsi, yakni keju segar dan keju olahan.
Di antara keduanya, keju segar yang sepenuhnya terbuat dari susu sapi segar dan tidak menggunakan pewarna, bahan pengawet, ataupun bahan kimia, bisa menjadi pilihan terbaik.
Sementara keju olahan sering kali hanya menggunakan beberapa persen keju yang ditambah dengan pewarna, perasa, dan bahan pengawet yang membuatnya tahan lebih lama.
Keju segar sebagai keju terbaik, juga dilihat dari manfaat kesehatannya. Ini dia manfaat keju segar untuk kesehatan.
1. Dapat mencegah osteoporosis
Sebagai makanan yang terbuat dari susu, keju mengandung protein, kalsium, dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Osteoporosis adalah salah satu penyakit yang sangat umum dan dapat dicegah dengan meningkatkan konsumsi kalsium dan protein, yang dapat ditemukan di dalam keju.
2. Baik untuk kesehatan gigi
Sebuah studi membuktikan bahwa mengonsumsi keju dapat membantu mencegah gigi berlubang. Terdapat kandungan di dalam keju yang melindungi gigi dari asam penyebab gigi berlubang. Mengonsumsi keju dapat membantu memperkuat gigi dan mencegah masalah-masalah pada gigi.
Baca Juga: Rahasia Kastengel Enak dan Gurih: Pilih Jenis Keju Tua!
3. Mengandung vitamin B12 yang tinggi
Vitamin B-12 adalah vitamin terbesar dan paling rumit yang membantu produksi sel darah merah, protein, dan DNA, serta baik untuk kesehatan mental dan kesehatan saraf. Vitamin B12 hanya dapat ditemukan pada produk hewani atau suplemen. Mengonsumsi keju dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin B12 karena keju mengandung 10-39% kebutuhan vitamin B12 harian.
4. Dapat membantu menurunkan tekanan darah
Studi telah membuktikan bahwa mengonsumsi makanan yang tinggi kalsium, seperti keju dapat menurunkan tekanan darah dan membantu mencegah hipertensi. Perlu diingat bahwa selain mengonsumsi kalsium, konsumsi sodium juga harus dibatasi.
5. Dapat memperkuat sistem imun
Keju yang diperkaya dengan probiotik dapat memperkuat sistem imun tubuh dan mencegah penyakit seperti immunosenescence yang menyerang daya tahan tubuh. Terutama di tengah pandemi seperti saat ini, penting bagi kita untuk bisa tetap memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan salah satu caranya adalah dengan mengonsumsi keju.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik