Suara.com - Korban meninggal akibat Covid-19 telah melampai angka 400 ribu. Hal tersebut dilaporkan oleh Universitas Johns Hopkins pada hari Minggu (07/6/2020) kemarin.
Dilansir dari i24News, pelacak Covid-19 mencatat 400.135 kematian secara global pada hari Minggu pukul 7 pagi (EST). Selain itu, kasus meningkat jadi 6.927.639.
Amerika Serikat masih berada di urutan teratas dengan 109.802 kematian sementara Inggris berada di urutan kedua dengan 40.548 kematian akibat virus corona.
Brasil di Amerika Selatan memiliki angka kematian tertinggi ketiga dengan hampir 36.000 meninggal, dari sekitar 675.000 kasus.
Pemerintah juga semakin fokus memperbaiki kerusakan ekonomi dan bahkan negara-negara Eropa yang terpukul sekarang membuka perbatasan dan memungkinkan orang untuk kembali bekerja.
Meski demikian, ada kabar baik yang datang dari 16 negara dan teritori, yang memiliki total kesembuhan sebanyak 100 persen.
Negara dan teritori tersebut antara lain Saint Pierre Miquelon, Anguilla, St. Barth, Caribbean Netherlands, Papua Nugini, Seychelles, Kota Vatikan, Greenland, Kepulauan Falklands, Saint Kitts and Nevis, Fiji, Timor-Leste, Eritrea, Macau, Kepulauan Faroe dan French Polynesia.
Kabar baik lainnya datang dari Selandia Baru yang tidak melaporkan adanya kasus Covid-19 baru selama 15 hari hingga Sabtu (6/6/2020) kemarin.
Sementara di Indonesia, angka kasus positif Covid-19 di Indonesia kian bertambah sebanyak 672 orang. Hingga Minggu (7/4l6/2020) sore, tercatat sebanyak 31.186 orang dinyatakan positif Covid-19.
Baca Juga: First Festival From Home, Persembahan 1000 Cinta Untuk Indonesia
Di sisi lain, jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 591 menjadi total 10.498 orang. Meski demikian, angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah 50 dengan total keseluruhan berjumlah 1.851 orang.
Tetapi, angka pasien sembuh dari virus corona baru Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Sebanyak 591 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 dalam sehari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi