Suara.com - Pemerintah Phuket memutuskan untuk membuka kembali akses-akses ke pantai mulai Selasa, 9 Juni mendatang berkaca pada sebaran kasus infeksi virus corona di Thailand yang terus turun.
Menyadur Bangkok Post, kawasan destinasi populer di negeri gajah putih ini telah ditutup sejak 29 Maret lalu demi memutus rantai infeksi Covid-19.
Gubernur Phuker Pakapong Tawipat pada Sabtu (6/6) lalu mengumumkan rencana pembukaan deretan pantai di Phuket ini. Nantinya, para pengunjung diwajibkan untuk mematuhi peraturan dan protokol kesehatan yang ada seperti jaga jarak sosial antar pegunjung.
Kendati demikian, pulau ini masih tertutup untuk pelancong internasional. Mengingat, bandara Phuket masih belum dibuka untuk penerbangan asing hingga 15 Juni mendatang.
Phuket menawarkan banyak pantai yang jadi rujukan bagi para wisatawan lokal hingga mancanegara. Diantaranya, pantai Patong. Rawai, Kata, Nai Han, Kalama, Bang Thao, Mai Khao, hingga Trai Trang.
Selain pantai, Phuket juga akan membuka layanan dinas transportasi mulai Senin (8/6), yang memungkinkan warga bisa mengurus permohonan dan perbanjangan surat izin berkendara (SIM), hingga pembayaran pajak kendaraan bermotor, mengutip Thai PBS World.
Pada Sabtu (6/6), Phuket mencatat tidak ada kasus infeksi Covid-19 baru. Sementara mulai dari 5 Januari hingga 5 Juni, total infeksi virus corona mencapai 227 dengan 3 kasus kematian. Adapun 224 pasien kini telah pulih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran