Suara.com - Ada nutrisi tertentu dalam makanan yang sulit dicerna tubuh, biasanya disebut sebagai makanan FODMAP, kependekan dari Fermentable Oligo, Disakarida, Monosakarida, serta Poliol.
Ini adalah kumpulan karbohidrat yang jika dicerna oleh tubuh akan menghasilkan gas seperti karbon dioksida, hidrogen, dan gas metana yang membuat perut kembung dan nyeri.
Dilansir Insider, berikut makanan yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau hanya membuat kembung.
1. Susu mengandung laktosa, gula alami yang sulit dicerna
Susu dan produk turunannya, seperti keju, dapat menyebabkan masalah pencernaan, terutama jika Anda tidak toleran terhadap laktosa.
Bagi mereka yang tidak toleran latoksa tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk memecah gula ini.
Ganti susu sapi dengan susu kedelai atau almond, ini ideal bagi yang tidak toleran atau hanya ingin menghindari susu.
2. Makanan tinggi sodium membuat tubuh cepat haus, menyebabkan perut kembung
Banyak orang yang mengonsumsi garam lebih banyak dari jumlah harian yang disarankan. Reaksi alami tubuh untuk makan terlalu banyak garam adalah menahan air, dan ketika tubuh menahan air maka akan menggembung.
Baca Juga: 10 Fakta Karbohidrat, Ternyata Gak Selalu Bikin Gemuk Lho!
Sebagai pedoman, sebagian besar orang sehat harus membatasi asupan sodium pada 2.300 mg per hari. Sedangkan penderita diabetes atau tekanan darah tinggi, yang berusia lebih dari 50 tahun, hanya boleh mengonsumsi 1.500 mg per hari.
3. Semangka mengandung fruktosa, gula alami yang sulit diserap tubuh
Semangka mengandung fruktosa, gula alami yang memberikan rasa manis pada buah. Banyak orang tidak dapat menyerap fruktosa, itulah sebabnya semangka dapat menyebabkan kembung.
4. Yogurt yang sangat tinggi gula dapat menyebabkan fermentasi dalam tubuh
Plain yogurt sebenarnya dapat membuat perut Anda sehat karena mengandung probiotik. Namun, jika yogurt yang Anda makan mengandung gula tinggi, tubuh hanya akan mengalami lebih banyak fermentasi dan memicu gas serta kembung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!
-
Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini