Suara.com - Manusia merasakan penyesalan memang wajar. Tetapi terus menyimpan perasaan menyesal dalam jangka waktu lama justru bisa berdampak buruk pada kesehatan jiwa.
Psikiater DR. dr. Nova Riyanti Yusuf, Sp. KJ menjelaskan bahwa pada saat orang mengalami penyesalan ada efek emosional yang terlibat juga faktor kognitif dan neurologisnya.
Akhirnya penyesalan itu akan ditemani dengan perasaan negatif lain seperti kecewa, menyalahkan diri sendiri, dan frustasi.
"Dia terus terjebak dalam pikiran kenapa membuat keputusan yang salah. Artinya ini akan terus berkutat dalam kondisi kognitif yang sifat teatrikal, yang bisa merusak emosi dia. Nah kalau emang emosi terpengaruh akan ke mana-mana," kata Nova dalam siaran langsung Instagram, Rabu (10/6/2020).
Menurut Nova, yang dikhawatirkan dari penyesalan berlarut itu jika menjadi perenungan yang tidak ada hasilnya. Sehingga dalam hidupnya tidak menjadi fokus terhadap apa yang terjadi saat ini. Karena terlalu berpikir tentang masa lalu.
Psikiater yang akrab disapa dokter Noriyu itu mengingatkan bahwa banyak penyesalan yang sudah tidak bisa dilakukan lagi.
"Pola pemikiran yang berulang negatif, berfokus pada diri sendiri, lama-lama bisa berubah jadi gangguan mood seperti depresi. Kita harus bermain pada pikiran kita," ucapnya.
Ia menambahkan, telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah bahwa stres kronis pasti akan mempengaruhi hormon kortisol dan berdampak memperburuk sistem imun kekebalan tubuh.
Sehingga penyesalan itu menghambat kemampuan diri untuk jadi perbaikan tubub dari peristiwa hidup yang penuh tekanan.
Baca Juga: Jangan Takut Menyesal, Ini Manfaatnya Buat Hidupmu!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak