Suara.com - Sejauh ini petugas kebersihan di layanan kesehatan salah satu yang luput dari perhatian. Padahal mereka termasuk golongan yang rentan terinfeksi virus corona Covid-19, sama halnya dengan petugas medis.
Seperti Luis Padilla (46), seorang petugas kebersihan rumah sakit yang bekerja 12 jam setiap harinya. Saat jutaan orang sibuk menghibur dan memberi semangat tenaga medis, Padilla merasa profesinya kurang mendapatkan perhatian serupa.
Padahal petugas kebersihan adalah orang yang selalu memastikan lingkungan rumah sakit bersih agar aman dari virus corona. Bahkan, mereka mungkin saja bekerja dengan alat pelindung diri (APD) seadanya.
"Pekerja kebersihan adalah bagian integral dari seluruh tim layanan kesehatan. Di rumah sakit, mereka sama pentingnya dengan dokter," kata Jane Hopkins, wakil presiden eksekutif dari Layanan Karyawan International Union di Northwest, dikutip dari USA Today.
Serikat pekerja itu mewakili sekitar 32 ribu perawat, petugas kesehatan dan petugas kesehatan perilaku di negara bagian Washington. Sekitar 1.500 adalah pekerja kebersihan lingkungan.
Jane Hopkins pun menyarankan supaya ada protokol keselamatan bagi semua pasien dan petugas rumah sakit, tak terkecuali petugas kebersihan.
Sejauh ini sudah lebih dari 421 ribu orang meninggal dunia karena Covid-19 di seluruh dunia dan lebih dari 113 ribu di AS. Tetapi, petugas kebersihan rumah sakit di AS mengatakan mereka tidak selalu diberikan alat pelindung diri yang tepat.
Justo Meija (58), salah satu petugas kebersihan di Northridge Hospital Medical Center dekat Los Angeles selama 10 tahun. Ia rela bekerja penuh sejak pertama virus corona Covid-19 melanda.
Tetapi, ia sempat melihat bahwa tidak ada masker N95 dan alat pelindung diri yang tersedia untuk petugas kebersihan.
Baca Juga: Amerika Serikat dan Brasil Laporkan Peningkatan Kasus Virus Corona Covid-19
Ia hanya bekerja dengan pelindung masker non-95. Bila ia meminta masker N-95, beberapa pengawas tidak akan memberinya. Meskipun begitu, ada pula petugas pengawas yang akan memberinya sesekali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi