Suara.com - Sebuah video tentang warna garis pada bungkus pasta gigi ramai dibicarakan di WhatsApp. Video itu menyebutkan, bahwa warna pada garis pasta gigi menandakan bahan dasar pasta gigi itu sendiri.
Pada narasi video tersebut menyebutkan, bahwa garis berwana hitam menunjukkan bahan kimia sepenuhnya pada pasta gigi. Sementara warna merah adalah campuran bahan kimia dan alami.
Kemudian pada warna biru menunjukkan bahan alami dan obat. Sedangkan warna hijau disebut menunjukkan bahan pasta gigi yang sepenuhnya alami. Menggunakan narasi berbahasa Inggris, video itu bahkan menyarankan agar orang-orang perlu mengecek garis warna di bawah pasta gigi sebelum membeli.
Dilansir dari Healthline, ternyata warna garis di bawah bungkus pasta gigi sama sekali tidak menandakan bahan dasarnya.
"Ini hanyalah tanda yang dibuat selama proses pembuatan. Tanda tersebut dibaca oleh sensor berkas cahaya yang memberi tahu mesin batas yang harus dipotong, dilipat, atau disegel," tulis Christine Frank, dokter gigi umum di Elmwood Park Illinois, Chicago.
"Ini memang ada dalam banyak warna dan tidak terbatas pada hijau, biru, merah, dan hitam. Berbagai warna digunakan pada berbagai jenis kemasan dengan berbagai sensor dan mesin. Dengan kata lain, semua warna memiliki arti yang persis sama, untuk sensor mesin," tambahnya.
Dokter Frank menegaskan warna di bagian bawah bungkus pasta gigi sama sekali tidak mencerminkan bahan.
"Bahkan jika teori tentang kode warna ternyata benar, itu tidak akan masuk akal. Semua pasta gigi meski alami tetap terbuat dari bahan kimia dan kata obat terlalu samar," ungkap Frank.
Baca Juga: Dihantam Pandemi, Ekspor Logam Dasar dan Makanan Justru Kian Cemerlang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit