Suara.com - Para petugas medis sudah melakukan berbagai cara untuk membantu menyelamatkan para pasien Covid-19. Namun seperti yang diketahui, virus corona baru ini secara ganas menyerang golongan tertentu.
Dilansir dari Fox News, dilaporkan bahwa orang dewasa lanjut usia dan mereka yang memiliki kondisi medis, rentan terhadap efek negatif dari Covid-19. Dalam banyak kasus, lebih kecil kemungkinannya untuk pulih.
Tapi kondisi medis apa yang paling mungkin menyebabkan hasil kesehatan yang buruk pada pasien Covid-19?
Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, kunjungan rumah sakit enam kali lebih tinggi di antara pasien dengan kondisi medis yang mendasarinya.
Pasien yang sama itu juga 12 kali lebih mungkin meninggal akibat Covid-19 daripada pasien Covid-19 tanpa kondisi medis sebelumnya.
Berikut adalah lima kondisi medis pada pasien Covid-19 yang membuatnya lebih berisiko meninggal:
- Hipertensi
- Penyakit kardiovaskular
- Diabetes
- Kegemukan
- Penyakit paru-paru kronis
Dokter sendiri tidak sepenuhnya memahami korelasi antara diabetes dan obesitas dengan Covid-19, menurut Clarke Piatt, direktur medis ICU Rumah Sakit Bryn Mawr di Philadelphia.
Tetapi dia mengatakan kepada The Philadelphia Inquirer bahwa penyakit umumnya terkait dengan peradangan dan kapasitas paru-paru berkurang, membuat aliran oksigen lebih sulit. Terlebih karena virus corona baru atau Covid-19 juga menyerang paru-paru.
Baca Juga: Geger, Video Pasien Corona yang Kritis Tidur Terapit 2 Jenazah Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien