Suara.com - Sebuah studi global baru yang terbit dalam jurnal Cell menunjukkan sebuah strain baru dari virus corona yang menyebar dari Eropa ke Amerika Serikat lebih menular dari pendahulunya.
Erica Ollmann Saphire, peneliti studi dari La Jolla Institute for Immunology, mengatakan bahwa bentuk mutasi lebih menginfeksi orang.
"Inilah virus yang sedang menyebar sekarang," kata Shapire, dilansir Business Insider.
Para peneliti menyebut mutasi baru virus, penyebab penyakit yang dikenal sebagai Covid-19, G614. Strain sebelumnya disebut D614.
"Data pelacakan global kami menunjukkan varian G614 di Spike telah menyebar lebih cepat daripada D614. Kami menafsirkan ini berarti virus itu kemungkinan lebih menular."
"Yang menarik, kami tidak menemukan bukti dampak G614 pada tingkat keparahan penyakit," sambungnya.
Mereka mencatat, hingga 1 Maret 2020 varian G614 jarang ditemukan di luar Eropa, tetapi pada akhir Maret frekuensinya meningkat di seluruh dunia.
"Peningkatan frekuensi G614 sering berlanjut dengan baik setelah pemberlakuan karantina di rumah dan melewati masa inkubasi dua minggu berikutnya," lanjutnya.
Ada beberapa pengecualian, termasuk area Santa Clara, California dan Islandia, di mana bentuk D614 yang lebih tua tidak pernah digantikan oleh varian G yang lebih baru.
Baca Juga: WHO Akui Tahu Kasus Virus Corona Pertama dari Berita, Bukan Otoritas China
"Semua hasil sepakat bahwa bentuk G tiga sampai sembilan kali lebih menular daripada bentuk D," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi