Ensefalitis
Ensefalitis Akut, penyakit mematikan yang merenggut nyawa lebih dari 44.000 orang antara tahun 2008 dan 2014 masih merupakan infeksi pada umumnya. Menurut penelitian, ACE memiliki tingkat kematian rata-rata sekitar 6 persen.
Namun, belum ada vaksin yang ditemukan untuk infeksi yang berasal dari virus Japanese ensefalitis yang mengancam jiwa. Penyakit ini paling terkenal bertanggung jawab karena menyebabkan kematian pada anak-anak dan dewasa muda di negara bagian India seperti Bihar dan Uttar Pradesh tahun lalu.
Infeksi virus juga dapat menyebabkan kerusakan pada sistem saraf dan fungsi otak, termasuk memar, delirium, perdarahan, dan komplikasi terkait lainnya.
Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) adalah wabah yang berasal dari Cina pada tahun 2003 dengan gejala yang mirip dengan COVID-19. Kedua virus tersebut berasal dari keluarga yang sama.
Namun, tidak seperti yang terakhir, wabah SARS tidak diketahui memiliki perilaku asimptomatik atau pra-gejala. Sementara infeksi itu adalah skala besar, beberapa ilmuwan mengumumkan rencana untuk mengembangkan vaksin dan melakukan penelitian.
Namun, begitu pengembangan vaksin menyebar ke tahap selanjutnya, dana mengering sejak wabah hilang dengan sendirinya dan tidak pernah kembali.
Baca Juga: WHO: Virus Corona Belum Bisa Dikendalikan dan Semakin Memburuk
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian