Suara.com - Keputusan artis peran Shandy Aulia yang memberi MPASI dini pada putri semata wayangnya, Claire Herbowo menjadi perdebatan oleh warganet di Instagram pribadinya. Seperti diketahui sang anak saat ini baru menginjak usia 4 bulan.
Untuk menjawab seluruh pertanyaan di kolom komentarnya, pemain film 'Eiffel I'm In Love' ini pun akhirnya menuliskan alasan memberikan putrinya MPASI sebelum usia 6 bulan.
Menurut istri David Herbowo ini, pemberian MPASI tersebut tentu sudah berdasarkan hasil dari konsultasi beberapa dokter, yang tentunya ahli dalam menangani hal tersebut.Ia juga mengatakan, jika setiap ibu pasti memiliki keyakinan atau insting terhadap apa yang dibutuhkan buah hatinya. Apalagi, ini didukung oleh pendapat dokter yang terpercaya.
"Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, saya sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Anak (Dr. Eric Gultom Sp A.(K) dan dengan Dokter Gizi @dr.sam_oetoro) perihal MPASI pada Claire saat ini, jadi bukan hanya keputusan SOK TAU saya," tulisnya dalam sebuah unggahan.
Perempuan berusia 33 tahun ini juga menekankan, jika pemberian MPASI dini bukan karena sang putri mengalami kurang berat badan ataupun kurang gizi. Shandy mengatakan jika saat ini Claire dalam kondisi yang baik dan sehat.
"Bila menurut Ibu-Ibu Indonesia anak sehat itu ciri utamanya HARUS MONTOK harus seperti roti sobek dan pipi yang chubby baru bisa ada rasa nyaman dan tenang pada si ibu dan bayi silakan saja. Tapi untuk Claire saya nyaman dan tenang dengan berat anak saya sekarang ini," tulisnya lagi.
Jadi, kata bintang film 'Apa Artinya Cinta' ini, MPASI dini adalah sebuah pilihan mutlak dari seorang ibu, bila memang kondisi bayinya siap, tentunya dengan berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter dan atas pantauan dokter.
"Pastikan juga berkonsultasi pada beberapa dokter supaya tidak hanya 1 pendapat saja, karena saya juga berkonsultasi tidak hanya dengan 1 dokter," pesannya pada seluruh pengikutnya.
Baca Juga: Kurang Tidur karena Bayi, Shandy Aulia Malah Mengaku Bahagia
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal