Kayu manis disebut sebagai pengurang risiko sakit jantung, penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian mendadak.
Dengan mengonsumsi secara rutin, kayu manis bisa meningkatkan atau menstabilkan kolesterol baik dan mengurangi kadar kolesterol jahat.
5. Kayu manis punya kandungan anti peradangan
Saat tubuh sedang melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan, kandungan anti peradangan pada kayu manis sangatlah membantu.
Studi menunjukkan bahwa kayu manis dengan aktioksidannya punya anti peradangan yang kuat.
6. Kayu manis dapat melawan kanker
Kayu manis telah dipelajari dalam potensinya mencegah dan mengobati kanker.
Cara kerjanya adalah dengan mengurangi pertumbuhan sel kanker itu sendiri.
Mengonsumsi terlalu banyak kayu manis memiliki efek samping
Baca Juga: Minum Air Rendaman Kayu Manis Setiap Hari, Rasakan 5 Manfaat Kesehatannya
Namun, mengonsumsi terlalu banyak kayu manis juga dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan.
Efek Terlalu Banyak Kayu Manis:
- Gula darah menjadi sangat rendah
- Bisa menyebabkan sariawan
- Meningkatkan risiko kanker
- Menyebabkan kerusakan hati atau liver
- Menambah bau mulut
Maka dari itu, konsumsi kayu manis disarankan hanya untuk tambahan bumbu atau makanan, dan bagi orang dewasa tidak lebih dari satu sendok setiap harinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?