Suara.com - Sebuah kabar tidak benar atau hoaks tentang thermal gun atau termometer berbasis inframerah untuk mengukur suhu tubuh dapat merusak otak berkembang di masyarakat.
Berangkat dari kabar ini, Kementerian Kesehatan mengunggah fakta thermal gun di akun Instagramnya pada Rabu (22/7/2020).
"Masih terima pesan atau informasi mengenai thermal gun dapat merusak otak? Informasi tersebut tidak benar ya Healthies, karena thermal gun tidak menggunakan sinar laser, radioaktif semacam X-ray, hanya (menggunakan) infrared (inframerah)," tulis mereka dalam keterangan unggahan.
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto juga telah memastikan bahwa thermal gun aman digunakan. Sinar yang ditembakkan oleh thermal gun adalah sinar infra merah, bukan sinar laser atau pun sinar radioaktif.
Yuri menyayangkan beberapa masyarakat masih percaya dengan kabar tidak benar seperti ini, karena menurutnya dapat membahayakan semua orang.
"Ini akan membahayakan semua orang, justru kontraproduktif agar penularan tidak terjadi, oleh karena itu jangan mudah terpengaruh," tegas Yurianto dari Kantor BNPB, Jakarta, Senin (20/7/2020) kemarin.
Dilansir dari India Times, thermal gun atau termometer inframerah memiliki lensa yang membantunya fokus pada objek yang diinginkan.
Sedangkan sinar inframerah itu sendiri digunakan untuk mengukur jumlah panas yang dihasilkan oleh tubuh atau suatu benda.
Jadi, termometer ini bahkan dapat digunakan untuk mengukur suhu benda berbahaya atau produk yang dimakan selama tahap pemrosesan yang tidak dapat disentuh.
Baca Juga: Waduh, Negara Ini Catatkan Suhu Terpanas dalam 123 Tahun
Umumnya, jarak ideal penggunaan thermal gun untuk mengukur suhu tubuh adalah 6 inci. Namun, kisaran dapat bervariasi tergantung pada termometer yang digunakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak