Suara.com - Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terparah di dunia. Tercatat lebih dari 1.000 orang meninggal karena Covid-19 setiap hari, selama tiga hari berturut-turut.
Dilansir ANTARA, tingginya angka kematian ini membuat rumah sakit di California, Florida, dan Texas kewalahan.
Meningkatnya angka kematian di AS belum terjadi berhari-hari dengan lebih dari 1.000 orang meninggal sejak awal Juni.
Banyak negara bagian dan pemerintah daerah pada Mei mencabut pembatasan dan membuka kembali pantai, restoran, dan bisnis, memicu lonjakan kasus pada Juni dan peningkatan kematian akibat Covid-19 pada Juli.
Sejauh ini pada Juli, 17 negara bagian telah memecahkan rekor satu hari untuk peningkatan kematian Covid-19, menurut penghitungan Reuters.
Dengan tidak semua negara melaporkan, kematian meningkat setidaknya 1.014 menjadi total 144.211 pada hari Kamis dibandingkan dengan kenaikan 1.135 pada hari Rabu dan melompat dari 1.141 pada hari Selasa.
Total kasus di seluruh Amerika Serikat melampaui 4 juta dan naik setidaknya 60.000 pada hari Kamis.
Meskipun kematian meningkat di Amerika Serikat selama pekan kedua berturut-turut, jumlah kematian tetap jauh di bawah level yang terlihat pada bulan April, ketika rata-rata 2.000 orang per hari meninggal karena virus.
Di antara 20 negara dengan wabah terbesar, Amerika Serikat berada di peringkat keenam tertinggi di dunia untuk kematian akibat Covid-19, menurut analisis Reuters. [ANTARA]
Baca Juga: Anies Akui Kasus Corona di Jakarta Melonjak, Satu Bulan 6.051 Pasien Baru
Berita Terkait
-
Israel Cuek Iran - AS Damai, Lebanon Terus Digempur
-
Sepakat! Selat Hormuz Dikelola Iran, Bentuk Jalur Komunikasi Darurat dengan AS
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai
-
Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian
-
Ancaman Donald Trump Dibalas, Iran Siapkan Angkatan Bersenjata di Garis Depan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi