Suara.com - Polemik obat herbal Covid-19 Hadi Pranoto berujung pada pelaporan hukum yang juga menyeret penyanyi Anji sebagai pembuat konten perbincangan dengan Hadi.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania, MSi, menilai buntut hukum adalah hal yang wajar. Mengingat perilaku Anji dan Hadi seolah mengkampanyekan kehadiran obat Hadi menyelesaikan masalah Covid-19.
"Mereka (masyarakat) bisa saja menilai tidak perlu pakai masker, tidak perlu physical distancing, minum aja produknya Hadi. Ini yang sangat berbahaya sehingga sangat wajar sekali jika ada tuntutan hukum," ujar dr. Inggrid saat berbincang dengan rekan media, Rabu (5/8/2020) malam.
Dokter yang juga calon doktor FIlsafat Jamu atau Ilmu Kesehatan Tradisional itu menilai posisi Anji sebagai publik figur yang memiliki banyak basis massa, tindakannya bisa berbahaya, karena apa yang disampaikan belum bisa dipastikan kebenarannya, bahkan mengarah kepada hoaks.
"Dampak penyebaran klaim berlebihan atau menyesatkan yang sebenarnya itu adalah hoaks, itu kan berbahaya," ungkapnya.
"Dari videonya Anji saja kita lihat mereka dengan cueknya salaman dengan dalih sudah aman, sudah minum produknya Hadi Pranoto ini. Itu sangat berbahaya karena masyarakat bisa menirukan karena Anji public figure," tambahnya.
Sementara itu, sebagai dokter yang selalu bersandar pada data dan penelitian, ia tidak mempermasalahkan obat herbal atau jamu yang mendapat izin edar BPOM punya khasiat meningkatkan daya tahan tubuh, karena itu bisa digunakan.
Tapi bukan berarti asal klaim obat itu yang bisa menyembuhkan penyakit Covid-19, karena untuk membuktikannya memerlukan penelitian, bukan sekedar testimoni. Jika sudah ada bukti penelitian, bukan tidak mungkin obat ini bisa digunakan untuk banyak orang di seluruh dunia.
"Kan harus dicek dulu, apalagi sampai saat ini di Indonesia belum ada uji klinisnya. Yang kami lakukan di RS Wisma Atlet juga belum selesai. Intinya kritis saja dan jangan berharap secara berlebihan dulu," tutupnya.
Baca Juga: Video Anji dan Hadi Pranoto, IDI Imbau Influencer Selalu Cek Narasumber
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?