Suara.com - Banyak orang mungkin senang berjemur di bawah sinar matahari dan mencari manfaat kesehatannya. Tetapi, sengatan sinar matahari juga tidak baik untuk kulit.
Berjemur di bawah sinar matahari tanpa kacamata hitam dan krim SPF bisa membuat kulit terbakar, terlebih bila Anda terpapar panas matahari dalam waktu lama.
Jika Anda pernah mengalami kulit terbakar akibat panas sinar matahari. Maka Anda bisa menggunakan 5 bahan alami rumahan ini untuk mengatasinya.
Meskipun minyak kelapa sering disebut sebagai obat rumah yang baik untuk kulit terbakar akibat sinar matahari. Bahkan ada sedikit penelitian yang mendukung bahwa minyak kelapa benar-benar membantu menurunkannya.
Namun dilansir dari Metro UK, kandungan lemak yang tinggi dalam minyak kepala memiliki sifat pelembap dan bergizi yang bisa membantu mengurangi kekeringan dan gatal.
2. Mandi air dingin
Kulit terbakar akibat matahari sedikit panas dan membuatnya hangat saat disentuh, karena konsentrasi darah yang terlibat dalam proses penyembuhan.
"Saya sarankan untuk mandi atau berendam air dingin untuk mengurangu ketidaknyamanan. Anda mungkin ingin menggunakan air saja dan tidak menggunakan produk pembersih tubuh berbusa karena bisa mengeringkan kulit," kata Ooi, pendiri 001 Skincare.
Baca Juga: Kasus Menurun, Pemkot Semarang Tetap Siapkan Sanksi Warga Tak Pakai Masker
3. Tomat
Pakar kecantikan salah satu penderita Raw Beauty Lab Sonia Bainbridge memiliki trik yang kurang umum dengan mengonsumsi sayuran.
Ia mengatakan mengoleskan irisan tomat ke kulit yang terbakar matahari bisa melakukan keajaiban untuk mengurangi panas dan kemerahan akibat luka bakar.
Tomat mengandung antioksidan kuat, likopen yang membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV jika dikonsumsi. Antioksidan ini juga membantu mengurangi kemerahan pasca luka bakar.
4. Minyak lavender
Bianca Estelle, seorang spesialis kulit dan ahli kecantikan medis, menjelaskan bahwa minyak esensial tertentu bisa membantu mengatasi luka pada kulit.
Berita Terkait
-
Apa Beda UV Filter dan SPF? Simak Penjelasannya, Jangan Sampai Salah Paham
-
Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi
-
Minat Investor pada Energi Bersih Buka Peluang Proyek Panas Bumi Peroleh Pendanaan Jangka Panjang
-
Sinar Matahari Ternyata Tak Cukup: Temuan Baru Ungkap Mengapa Plastik Bertahan Lama di Perairan
-
Perubahan Iklim Masuk ke Ruang Kelas: Ketika Suhu Sekolah Mulai Mengganggu Proses Belajar
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia