Suara.com - Keberadaan kolesterol di dalam tubuh bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari jantung, tekanan darah tinggi, hingga gagal ginjal.
Hal ini dikatakan dr. Erwin Chrisianto, SpGK yang mengumpamakan kolesterol seumpama kerak di dalam saluran air. Apabila terlalu banyak, maka bisa menyumbat aliran air.
"Dengan kolesterol di pembuluh darah kita, kalau banyak dia akan membuat sumbatan. Bisa terjadi yang namanya penyakit jantung koroner," ujar dr. Erwin dalam LIVE IG Eka Hospital, Kamis (6/8/2020).
Kerak ini dihasilkan dari air yang mengandung karat, yang seiring perjalanannya menempel di dinding pipa air dan terus menumpuk.
Begitu juga dengan pembuluh darah, di mana darah yang mengalir mengandung banyak minyak atau lemak, yang pada akhirnya akan menempel di dinding pembuluh darah.
Jadi, sangat penting untuk memperhatikan apa yang kita makan. Jika terlalu banyak lemak, itu akan dibawa darah ke seluruh tubuh.
Pastinya penumpukkan kolesterol ini tidak akan terasa dalam jangka pendek, melainkan dalam kurun waktu lama, yakni antara 5 hingga 10 tahun kemudian.
Jika kolesterol cenderung tinggi, biasanya ditandai dengan mudah pegal di leher, bahu, hingga punggung. Tapi pada beberapa orang, bisa jadi mereka tidak merasakan gejala apa-apa.
"Jadi kalau kita makan banyak, ketahuannya bagaimana? Kalau terlalu banyak, periksa kolesterol darah ya," tutupnya.
Baca Juga: Tangan Kesemutan dan Nyeri, Bisa Jadi Tanda Lain Kolesterol Tinggi!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien