Suara.com - Cuaca panas bisa memperburuk banyak penyakit yang berhubungan dengan jantung atau paru-paru. Adapun penyebab kematian terkait panas termasuk dehidrasi, kepanasan dan kelelahan.
Penderita asma mungkin juga sudah memperhatikan gejalanya mulai kambuh pada suhu setinggi 35 derajat celcius.
Melansir dari Express mengutip Asthma.org, perubahan suhu yang mendadak, yakni cuaca panas, cuaca dingin dan badai petir, semuanya bisa memicu gejala asma bagi sebagian orang.
Adapun gejala asma yang paling umum adalah mengi, sesak napas, dada di paha dan batuk. Meskipun banyak hal yang bisa menyebabkan gejalanya, Anda bisa mendeteksi itu asma jika sering terjadi dan kambuh.
Selain itu dilansir dari Express, gejala asma juga bisa diketahui bila memburuk pada malam hari dan dini hari serta terjadi akibat pemicu asma yang khas. Misalnya, alergi bisa menyebabkan mengi atau olahraga menyebabkan batuk.
Salah satu cara untuk menjelaskan gejala asma yang memburuk adalah menceritakan fakta bahwa menghirup udara panas bisa menyebabkan saluran udara menyempit.
Karena, kondisi itu bisa menyebabkan batuk dan sesak napas. Sehingga gejala yang dialami oleh penderita asma sudah harus diatasi tanpa gelombang panas.
Alasan lain yang menyebabkan gejala asma lebih buruk selama gelombang panas adalah tingkat polutan dan serbuk sari yang tinggi.
Cara mencegah asma kambuh saat cuaca panas
Baca Juga: Pasien Virus Corona Berisiko Alami Penyakit Hati Berlemak? Ini Kata Dokter
Jika gejala asma Anda memburuk selama gelombang panas, pastikan Anda terus menggunakan inhaler sebagai tindakan pencegahan.
Menghirup inhaler bisa mencegah peradangan dan pembengkakan di saluran udara Anda. Selain itu, inhaler juga membantu menghentikan gejala yang muncul sejak awal.
Sebab, inhaler ini membawa obat langsung ke paru-paru untuk mengendurkan otot-otot di sakitar saluran pernapasan. Ketika saluran udara terbuka lebar, maka Anda bisa bernapas lebih mudah.
Anda juga harus membawa inhaler pereda ketika berpergian untuk berjaga-jaga bila gejala asma kambuh. Pastikan Anda menyimpan inhaler di tempat yang sejuk, jauh dari sinar matahari langsung.
Situs medis Asthma.org, merekomendasikan langkah-langkah terencana untuk mengatasi gejala asma yang kambuh.
Anda bisa meminta saran dokter dan perawat untuk menentukan langkah yang harus dilakukan ketika gejala asma kambuh. Jika mereka belum menyediakannya, Anda bisa langsung meminta saran dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia