Suara.com - Pernahkah kamu merasa pusing saat berdiri setelah bangun tidur? Ya, fenomena ini sebenarnya cukup umum dialami oleh banyak orang.
Dalam dunia medis fenomena itu dikenal dengan istilah hipotensi ortostatik. Tapi apa sebenarnya yang terjadi dan penyebabnya?
Dilansir dari Harvard Health Publishing, ini terjadi darah menggenang di kaki saat Anda berdiri, dan tubuh membutuhkan waktu beberapa saat untuk mengimbanginya.
Cara tubuh mengimbanginya ialah dengan memeras darah dari pembuluh darah besar di kaki Anda dan sedikit meningkatkan detak jantung. Pusing bisa menyerang setelah Anda makan, karena pencernaan mengalihkan aliran darah dan bisa menurunkan tekanan darah Anda.
"Jika sesekali atau ringan, ini tidak perlu ditangani secara agresif," kata Dr. Christian Ruff, ahli jantung di Rumah Sakit Wanita dan Brigham yang berafiliasi dengan Harvard. "Tapi jika Anda merasa bisa jatuh atau itu merusak kualitas hidup Anda, maka Anda harus dievaluasi."
Jika pusing saat mengubah posisi ringan atau sesekali, Anda dapat mengambil beberapa langkah praktis untuk mencegahnya, salah satunya dengan memeriksan obat-obatan.
Berbagai macam obat dapat menurunkan tekanan darah. "Itu berkontribusi pada sejumlah besar kasus yang saya lihat," kata Dr. Ruff. Ini dapat membantu menurunkan dosis atau berhenti minum obat yang tidak benar-benar Anda butuhkan — setelah berkonsultasi dengan dokter Anda, tentunya.
Pemicu umum lainnya adalah dehidrasi. Sebagian besar darah Anda adalah air, dan volume dalam sistem Anda bisa turun dalam semalam dan menurunkan tekanan darah Anda.
Ini membantu menjelaskan mengapa pusing saat bangun dari tempat tidur sangat umum. Minum banyak air sebelum tidur bukanlah solusi terbaik, karena dapat membuat Anda berlomba ke kamar mandi di malam hari. Tunggu sampai Anda bangun untuk mulai minum, dan cukup minum sepanjang hari.
Baca Juga: Virus Corona: Dokter Inggris Temukan Gejala Aneh pada Anak yang Sakit Parah
Selanjutnya coba mulai bangun perlahan. Setelah tidur, duduk dalam waktu lama, atau makan makanan lengkap, luangkan waktu Anda untuk berdiri. Mungkin membantu untuk mengencangkan otot kaki Anda sebelum berdiri untuk mendorong darah yang terkumpul ke dalam sistem Anda.
Jika pusing muncul setelah makan, cobalah makan dengan porsi kecil tapi lebih sering. Mungkin juga membantu untuk membatasi berapa banyak karbohidrat yang dicerna dengan cepat yang Anda makan dalam sekali makan, seperti roti putih dan makanan lain yang dibuat dengan tepung olahan, nasi putih, kentang, dan minuman manis.
Sedikit olahraga ringan di pagi hari juga dapat membantu melancarkan aliran darah dan meningkatkan tekanan darah. Selain itu, hindari berdiri di tempat atau duduk terlalu lama, karena ini meningkatkan pengumpulan darah di kaki.
Jika Anda pernah kehilangan kesadaran saat berdiri, bahkan untuk sesaat, atau jika Anda jatuh, segera beri tahu dokter. Obat-obatan tersedia untuk mengobati hipotensi ortostatik jika perlu. Tapi coba dulu hal-hal yang mudah.
"Seringkali banyak hal kecil, dan seringkali jika Anda membuat perubahan kecil di beberapa area Anda membuatnya lebih baik sehingga Anda tidak perlu menggunakan obat," kata Dr. Ruff.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh