Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 memaksa setiap orang untuk tetap berada di rumah masing-masing. Jika merasa bosan, Anda disarankan untuk melakukan aktivitas outdoor.
Melansir dari Medical Xpress, kegiatan di luar ruangan atau outdoor lebih disarankan daripada bertemu orang di dalam suatu gedung.
Sebab saat Anda berada dalam ruangan bersama orang lain yang tidak tinggal serumah, maka Anda akan lebih banyak bertukar udara.
Ventilasi udara yang buruk dalam ruangan bisa menyebabkan tetesan napas tertinggal di ruangan dalam waktu yang lebih lama.
Sementara saat berada di luar ruangan, udara segar akan terus bergerak dan tetesan napas yang mengandung infeksi virus corona akan bergerak.
Berikut beberapa kegiatan luar ruangan yang berisiko rendah terinfeksi virus corona Covid-19, antara lain:
1. Piknik
Piknik di taman dan bawa makanan Anda dari rumah. Piknik disebut tidak begitu berisiko karena berada di luar ruangan dengan jarak yang cukup jauh satu sama lain.
2. Pasar Outdoor
Baca Juga: Studi: Tes Darah Dapat Menentukan Tingkat Keparahan Pasien Covid-19
Asalkan berada di tempat outdoor dan orang-orang tetap mengenakan masker serta menjaga jarak setidaknya dua meter, membuat pasar bisa cukup aman untuk Anda.
3. Kumpul dengan Teman
Berkumpulah dengan teman-teman, namun jangan melakukan pelukan atau jabat tangan. Cobalah untuk melakukan kegiatan yang tidak memerlukan kontak dekat. Jangan lupa untuk menyediakan hand sanitizer dan tetap jaga jarak.
4. Nonton Film Drive-in
Selama pandemi, nonton bioskop mobil di mana para penontonnya berada di dalam mobil mulai jadi tren. Nonton film dengan metode ini bisa dilakuakan banyak orang tanpa harus melakukan kontak dekat.
Selain untuk refreshing, berada di luar rumah sesekali selama pandemi dapat menawarkan dorongan emosional dan membantu Anda untuk tidak terlalu tegang, stres, marah atau tertekan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya