Suara.com - Semangka merupakan salah satu buah yang paling mudah ditemukan. Rasanya yang lezat dan menyegarkan membuatnya menjadi kudapan tepat di saat cuaca panas.
Tentunya, semangka memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh. Apa saja manfaat kesehatan itu? Berikut daftarnya dirangkum dari Health.
1. Menghidrasi tubuh
Mengkonsumsi cairan dalam jumlah yang cukup, termasuk dari makanan kaya air, mendukung sirkulasi, kesehatan kulit, dan pencernaan. Ini juga membantu mengatur suhu tubuh, fungsi organ dan sendi, metabolisme, nafsu makan, dan pembuangan kotoran. Satu cangkir semangka mengandung lima ons air.
2. Rendah kalori namun banyak nutrisi
Satu cangkir semangka menyediakan 45 kalori dari 11 gram karbohidrat, 9 gram di antaranya adalah gula alami. Tetapi rasa manis alami itu dibundel dengan vitamin A dan C, yang mendukung fungsi kekebalan dan kesehatan kulit, di samping jumlah yang lebih kecil dari kalium, magnesium, vitamin B, dan antioksidan pelindung kesehatan.
3. Membantu menurunkan tekanan darah
L-citrulline, bahan alami dalam semangka (terutama di bagian putih kulit), telah terbukti meningkatkan fungsi arteri dan menurunkan tekanan darah dengan membantu pembuluh darah rileks, yang membuka sirkulasi.
4. Mengurangi nyeri otot
Baca Juga: Paling Enak tapi Sangat Berlemak, Ternyata Ini Manfaat Makan Kulit Ayam
Dalam sebuah penelitian, atlet yang mengonsumsi 16 ons jus semangka satu jam sebelum latihan mengalami penurunan nyeri otot dan pemulihan detak jantung yang lebih cepat dibandingkan dengan mereka yang menerima minuman plasebo.
5. Memberi rasa kenyang lebih lama
Para peneliti menemukan bahwa semangka meningkatkan rasa kenyang yang bertahan hingga 90 menit setelah makan. Selain itu, pemakan semangka menurunkan berat badan serta meningkatkan status antioksidan dan lipid darah.
6. Membantu pencernaan
Meskipun semangka tidak terlalu tinggi serat, serat yang dikandungnya mendukung fungsi usus yang sehat. Buah ini juga mengandung cairan dan prebiotik, sejenis serat yang merangsang pertumbuhan dan/atau aktivitas bakteri yang menguntungkan di usus besar.
7. Memberi pertahanan dari penyakit
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?