Suara.com - Seorang pasien sembuh dari Covid-19 masih mengalami gejala setelah sebulan dinyatakan sembuh. Anehnya gejala yang ia miliki adalah sensasi lidah yang berasa seperti logam.
Melansr dari Daily Star, Tina Dinh dari Melbourne, Australia dikonfirmasi positif Covid-19 pada 26 Juli.
Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Footscray tiga hari kemudian saat kondisinya memburuk.
Perempuan berusia 26 tahun itu dirawat di Unit Perawatan Intensif selama seminggu yang kemudian langsung dipulangkan ke rumah.
"Saya memiliki rasa Covid-19 di mulut saya. Rasanya seperti logam dan tidak hilang begitu saja," kata Dinh.
"Saya bahkan bangun jam 4 pagi hanya untuk menyikat gigi karena saya tidak tahan dengan rasanya," tambahnya. Dia juga dikatakan menderita kehilangan indra penciuman.
National Health Service (NHS) Inggris menyatakan bahwa perubahan indra perasa dan penciuman menjadi salah satu bentuk gejala infeksi virus corona Covid-19.
"Anda tidak dapat mencium atau merasakan apa pun, atau hal-hal yang berbau atau terasa berbeda dari biasanya," catat NHS.
Sementara itu, laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan bahwa banyak orang yang sebelumnya pulih dari virus corona masih dapat mengalami berbagai gejala. Baik dalam satu minggu atau berbulan-bulan setelah pulih.
Baca Juga: Di Inggris, Ras Asia dan Kulit Hitam Diminta Jadi Relawan Vaksin Covid-19
Menurut laporan itu, sekitar sepertiga orang yang dites positif Covid-19 tidak kembali ke tingkat kesehatan awal dalam dua hingga tiga minggu setelah diagnosis awal mereka.
Gejala-gejala yang paling mungkin bertahan sampai berminggu-minggu setelah diagnosis adalah kelelahan, batuk, dispnea, kehilangan rasa dan bau, nyeri dada serta kebingungan.
Gejala-gejala yang paling tidak umum bertahan lama adalah muntah, mual, demam, dan kedinginan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian