Suara.com - Tentu banyak orang cukup familiar dengan gingseng. Tumbuhan akar yang satu ini memang dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan.
Masyarakat Korea Selatan sendiri juga kerap menggunakan gingseng sebagai obat tradisional. Semua itu tentu bukan hanya sekadar kepercayaan, sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal internasional terkemuka tentang gastroenterologi hepatologi, Gut, berbicara tentang bagaimana ginseng dapat menyebabkan penurunan berat badan.
Lantas bagaimana caranya? Dilansir dari Healthshot, berikut ini khasiatnya.
Ginseng mengandung jaringan adiposa coklat atau BAT, yang dapat mengubah lemak menjadi energi lebih cepat. Itulah salah satu alasan mengapa setelah mengonsumsi ginseng Anda menjadi tinggi energi.
Tanaman ini menginduksi produksi bakteri usus yang mengubah pola pembakaran kalori. Ini memengaruhi metabolisme kita, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan berat badan.
Ginseng dikenal untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali, sehingga membantu penyebab penurunan berat badan.
Ginseng juga membantu penyerapan lemak dengan lebih baik. Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Elsevier, menyebutkan bahwa ginseng dikenal lebih baik dalam penyerapan lemak dan nutrisi lain dalam tubuh.
Karena khasiat ini, ramuan ini mengurangi penumpukan lemak secara signifikan. Selain itu, gingseng meningkatkan fungsi hati dan mengarah pada produksi lebih banyak cairan pencernaan.
Proses ini juga mencegah perlemakan hati berkembang, yang sebagian besar terjadi karena konsumsi makanan kaya lemak dan kerja hati yang tidak tepat. Ini lagi-lagi mengarah pada penurunan berat badan.Secara keseluruhan, tampaknya ginseng bisa menjadi makanan andalan Anda dalam hal menurunkan berat badan.
Baca Juga: Studi: Yoga Juga Ampuh untuk Membakar Lemak
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?