Suara.com - Virus corona Covid-19 bisa menyebabkan batuk terus menerus, menimbulkan demam, dan sesak napas. Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular pun menjelaskan efek virus corona yang lebih jelas pada tubuh.
Organisasi itu menjelaskan bahwa virus corona adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit saluran pernapasan bagian atas. Contoh virus corona adalah flu biasa.
Sedangkan dilansir dari Express, virus corona yang menyebabkan pandemi disebut SARS-CoV-2 atau Covid-19 oleh komunitas ilmiah untuk membedakannya dari berbagai jenis virus corona lainnya.
Virus corona Covid-19 bisa menyebabkan tubuh menggigil sebagai salah satu gejala kondisi tersebut. Menggigil bisa dirasakan ketika otot berulang kali mengembang berkontraksi dan pembuluh di kulit mengerut.
Respons tubuh yang tidak disengaja ini adalah reaksi umum terhadap virus. Sensasinya bisa terjadi secara berkala atau mungkin terus-menerus selama jatuh sakit.
Selain itu, beberapa orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 mungkin juga menderita sakit tenggorokan. Gejala lain dari penyakit ini termasuk nyeri otot, pilek, sakit kepala atau nyeri dada.
Jika seseorang khawatir tertular virus corona Covid-19, bisa melakukan pengujian. NHS menegaskan tes usap bisa menentukan seseorang terinfeksi virus corona atau tidak secara akurat.
Karena virus corona itu mudah menular, ada beberapa langkah yang perlu diambil bila dinyatakan positif terkena virus.
Badan kesehatan nasional menyatakan bahwa siapa pun yang positif terinfeksi virus corona Covid-19 harus mengisolasi diri. Jika Anda positif menunjukkan gejala, harus mengisolasi diri setidaknya selama 10 hari sejak gejala muncul.
Baca Juga: Selain Diabetes, Jaksa Fedrik Adhar Meninggal Akibat Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026