Suara.com - Gula darah tinggi cukup berbahaya untuk tubuh karena bisa memicu diabetes. Untungnya, gula darah bisa dikontrol dengan pola hidup sehat, baik olahraga teratur atau pola makan sehat.
Dalam hal pola makan, salah satu cara mudah untuk tidak memicu kenaikan gula darah adalah tidak makan yogurt dengan rasa tertentu. "Yogurt rasa buah dapat meningkatkan kadar gula darah Anda," kata ahli gizi Franziska Spritzler seperti yang dikutip dari Express.
Yogurt kemasan berperasa disebut penuh dengan karbohidrat dan gula tambahan yang berdampak langsung pada kadar gula darah. "Lebih baik Anda mengganti yogurt berperasa Anda dengan plain yogurt," tambahnya.
Plain yogurt tidak mengandung gula tambahan dan juga memiliki manfaat untuk kesehatan usus. "Makan makanan yang salah dapat meningkatkan gula darah dan kadar insulin serta meningkatkan peradangan yang dapat meningkatkan risiko penyakit," tulis Spritzler untuk situs medis Healthline.
"Yogurt tanpa rasa bisa menjadi pilihan yang baik untuk penderita diabetes. Namun, yogurt berperasa malah akan berimbas pada kesehatan," imbuhnya.
Menurut Spritzler, yogurt berperasa biasanya dibuat dari susu tanpa lemak atau rendah lemak yang sarat akan karbohidrat dan gula. "Faktanya, satu cangkir (245 gram) porsi yogurt berperasa mungkin mengandung 47 gram gula yang berarti hampir 81 persen kalorinya berasal dari gula," kata Spritzler.
Sementara untuk menurunkan gula darah, Anda bisa menambahkan lebih banyak kayu manis ke dalam makanan. Hal ini disebabkan karena kayu manis dapat bekerja dengan meningkatkan sensitivitas insulin, sekaligus menurunkan kadar gula darah.
Tapi perlu diingat, bahwa Anda tidak boleh makan berlebihan karena bisa menyebabkan kerusakan hati.
Baca Juga: Saat Kadar Gula Darah Meningkat, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS