Suara.com - Radang sendi bisa menyerang semua orang dari segala usia. Seseorang yang mengalami nyeri radang sendi bisa mengalami kesulitan beraktivitas sehari-hari.
Karena itu, nyeri radang sendi tidak bisa dibiarkan. Anda perlu konsultasi dengan dokter untuk menentukan pengobatan dan perawatan yang tepat.
Salah satu cara terbaik yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah adalah mengonsumsi lebih banyak sayur brokoli.
Menurut Arthritis Foundation of Asia, brokoli bisa memperlambat perkembangan radang sendi dan mencegah kondisi itu berkembang lebih parah. Karena, brokoli mengandung senyawa sulforaphane yang mengurangi risiko radang sendi.
Sayuran ini juga mengandung banyak kalsium, yang merupakan kunci utama untuk meningkatkan kekuatan tulang.
Pasien osteoartritis juga bisa mendapatkan manfaat yang sama dengan mengonsumsi brokoli. Anda bisa mengonsumsinya bersamaan dengan obat atau perawatan yang diresepkan oleh dokter.
"Menambahkan brokoli ke dalam makanan sehari-hari bisa meringankan gejala radang sendi. Karena, brokoli kaya vitamin K dan C yang juga turut membantu mencegah atau memperlambat perkembangannya," kata Arthritis Foundation of Asia dikutip dari Express.
Selain brokoli, Anda juga bisa menurunkan risiko radang sendi dengan mengonumsi kacang merah. Karena, kacang merah mengandung banyak serat yang baik untuk mengatasi radang sendi.
Serat adalah nutrisi penting yang membantu menurunkan jumlah protein C-reaktif dalam tubuh. Protein ini adalah penanda peradangan yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung, diabetes dan artritis reumatoid.
Baca Juga: Awas, Efek Samping Virus Corona Covid-19 ini Berisiko Lebih Mematikan!
Berita Terkait
-
3 Manfaat Kacang Merah, Benarkah Atasi Sembelit?
-
Review Novel Pasta Kacang Merah: Terkait Luka Panjang Penyintas Lepra
-
Ulasan Novel Pasta Kacang Merah: Narasi tentang Diterima dan Memaafkan
-
Benarkah Senyawa Brokoli Hambat Pertumbuhan Uban? Ini Faktanya
-
Melipir ke Cafe Ice and Bean Kota Jambi, Santap Puluhan Menu Nikmat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar