- Gempa berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah Jurm, Afghanistan, pada Minggu malam, 28 Juni 2026.
- Guncangan terasa kuat hingga ke India, Pakistan, dan beberapa negara Asia Tengah lainnya akibat aktivitas tektonik.
- Otoritas setempat belum melaporkan adanya korban jiwa atau kerusakan bangunan besar pasca terjadinya peristiwa tersebut.
Suara.com - Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Afghanistan, Getaran Terasa hingga India dan Pakistan
Gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah timur laut Afghanistan pada Minggu (28/6/2026) malam.
Getaran kuat dilaporkan terasa hingga Pakistan, India bagian utara, dan Tajikistan, bahkan getaran ringan mencapai Uzbekistan, Turkmenistan, dan Kirgistan.
Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di dekat Jurm, wilayah Badakhshan, dengan kedalaman sekitar 208 kilometer.
Sementara itu, National Centre for Seismology (NCS) mencatat kedalaman mencapai 215 kilometer dan terjadi pada pukul 19.04 waktu setempat.
Guncangan dirasakan di sejumlah provinsi Afghanistan seperti Badakhshan, Balkh, Nangarhar, dan Khost.
Warga di Kabul melaporkan bangunan bergoyang cukup kuat, bahkan sebagian mengalami retakan.
Getaran juga memicu kepanikan di India, terutama di wilayah Delhi-NCR dan Jammu dan Kashmir.
Banyak warga berhamburan keluar rumah untuk menghindari risiko bangunan runtuh.
Baca Juga: Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
Hingga laporan awal, otoritas Afghanistan, India, dan Pakistan belum melaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan besar.
Namun, proses pendataan masih berlangsung, terutama di wilayah terpencil Afghanistan yang sulit dijangkau.
USGS menyebut episentrum gempa berada sekitar 43 kilometer di selatan Jurm, kawasan Pegunungan Hindu Kush yang dikenal rawan aktivitas seismik.
Wilayah ini berada di zona tumbukan lempeng tektonik India dan Eurasia.
Berita Terkait
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Venezuela Mirip Zona Perang, Kisah Orianna Cari Ayahnya di Reruntuhan Gedung
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi