Suara.com - Anda pernah mendengar banyak berita orang bunuh diri yang disebabkan karena gangguan mental? Itu berkaitan dengan gangguan psikologis. Apa itu gangguan psikologis?
Seseorang dari luar bisa saja tampak ceria dan beraktivitas seperti biasa sehari-hari. Tapi, siapa sangka jika ternyata mereka memiliki masalah dengan kondisi psikologisnya.
Bukan hanya karena tekanan hidup yang berat saja, namun gangguan kesehatan mental juga bisa disebabkan oleh faktor genetik, psikologis, dan lingkungan. Gangguan mental sulit didiagnosis.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa itu gangguan psikologis, dan mengenali tanda-tanda gangguan mental, agar dapat segera ditangani saat mengalaminya.
Jenis-jenis Gangguan Psikologis
Gangguan psikologis biasanya timbul dalam berbagai bentuk. Seringkali gejala yang satu bisa mirip seperti gangguan psikologis yang lainnya.
Inilah mengapa gangguan psikologis atau gangguan kesehatan mental menjadi sulit untuk didiagnosa. Berikut ini adalah jenis-jenis gangguan kesehatan mental yang perlu diketahui:
- Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD), adalah gangguan yang terjadi pada kinerja otak sehingga menyebabkan pengidapnya menjadi hiperaktif, impulsive dan sulit memusatkan perhatian.
- Gangguan Kecemasan, menunjukkan perilaku cemas yang berlebihan, secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga akhirnya mengganggu kehidupan sehari-harinya.
- Bipolar, yaitu perubahan suasana hari secara drastis dan menyebabkan pengidapnya menunjukkan fase mania atau fase depresif secara berkala. Fase mania ditandai dengan perilaku yang ekstrim dan emosi yang meluap-luap, sementara fase depresif membuat orang tersebut merasa sedih dan lesu.
- Depresi, yaitu gejala yang dirasakan oleh pengidapnya berupa rasa sedih terus menerus, putus asa, dan tidak ada semangat untuk hidup.
- Skizofrenia, adalah gangguan yang menyebabkan pengidapnya sulit membedakan antara realita dengan pikirannya sendiri, sehingga mereka sering mengalami delusi, halusinasi, dan paranoid.
Tanda-tanda Gangguan Psikologis
Setiap pengidap gangguan psikologis biasanya menunjukkan gejala-gejala yang berbeda, tergantung pada jenis gangguannya. Namun, secara umum berikut ini adalah tanda-tanda gangguan psikologis yang perlu diperhatikan:
Baca Juga: Termasuk Bipolar, Kenali Empat Jenis Depresi Paling Umum
- Merasa sedih, stres dan depresi yang terjadi terus menerus dalam jangka waktu yang lama.
- Munculnya keinginan untuk mengakhiri hidup atau bunuh diri.
- Menarik diri atau mengasingkan diri, misalnya tidak mau bergaul dengan orang lain, atau lebih sering menyendiri dan melamun.
- Sering mendengar suara-suara atau bisikan-bisikan, padahal tidak ada suara atau bisikan apapun.
- Paranoid atau memiliki rasa cemas secara berlebihan terhadap sesuatu yang semestinya tidak perlu dicemaskan.
- Memiliki emosi atau perasaan yang bisa berubah-ubah. Terkadang emosi yang ditunjukkan ini ekstrem dan bisa melakukan tindakan berbahaya.
- Pola makan dan pola tidur menjadi berubah dan biasanya tidak normal.
- Memiliki keyakinan yang tidak rasional. Meskipun telah dibuktikan secara objektif, namun pengidapnya akan tetap meyakini kebenarannya.
- Suka mengkonsumsi obat hanya untuk kesenangan.
- Isi pembicaraan yang kacau atau ngelantur, yang disebabkan karena kekacauan alam berpikirnya.
Jika Anda menemukan ada orang terdekat, atau diri Anda sendiri yang menunjukkan gejala-gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter atau psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Itulah ulasan seputar apa itu gangguan psikologis, tanda-tanda dan jenisnya yang perlu kalian ketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!