Suara.com - Jika Anda kebetulan memiliki uang pecahan Rp 75.000 yang baru dikeluarkan oleh Bank Indonesia, akan ada wajah seorang bocah dengan pakaian adat Papua di sana.
Ya, Agustinus Rumere, bocah laki-laki berusia 10 tahun buah hati dari pasangan Fitriyani Seseray dan Niko Rumere merasa bangga karena wajahnya bisa tampil pada Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) ke-75 tahun.
"Saya awalnya tidak tahu akan ditampilkan dalam rupiah edisi khusus kemerdekaan RI ke-75," kata Agus anak kedua dari dua bersaudara di Jayapura, dilansir ANTARA.
Menurut Agus, dirinya bercita-cita ingin menjadi seorang pilot sehingga dengan tampil di pecahan uang Rp75 ribu ini diharapkan dapat menjadi membuatnya terkenal.
"Sebelumnya, hanya dua orang saja yang mengetahui di uang kemerdekaan itu saya, sehingga kini setelah banyak orang tahu, saya senang," ujar Agus siswa kelas empat di SD Inpres 3 Polimak, Jayapura.
Senada dengan Agustinus Rumere, Fitriyani Seseray sang ibunda mengatakan dirinya sangat senang, bangga bahkan terharu sang buah hati bisa terkenal seperti kini.
"Saya tidak tahu sama sekali akan begini, karena ini sudah setahun yang lalu ketika kami dihubungi mengenai keberadaan Agus," kata Fitri dengan lirih dan mata berkaca-kaca.
Dia menjelaskan dirinya dihubungi oleh Bank Indonesia sekitar Agustus 2019 untuk ditanyai perihal anak yang bisa diajak foto dengan pakaian adat.
"Karena mendadak, akhirnya kami memperoleh pakaian adat dari Serui dan itu yang digunakan untuk pemotretan," ujarnya.
Baca Juga: Syarat Cara Penukaran Uang Baru Rp 75.000 Secara Kolektif
Dia menambahkan pihaknya merasa bahwa apa yang sudah dialami Agus adalah pekerjaan Tuhan sehingga sangat bersyukur dan berharap Agus dapat menjadi sosok yang lebih membanggakan keluarganya.
Berita Terkait
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Lahan Papua Cuma Dihargai Rp300 Ribu, Yorrys Raweyai: Itu Tidak Manusiawi
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?