- Bambang Pacul menyatakan Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertanggung jawab penuh atas penyelesaian konflik di wilayah Papua.
- Amnesty International Indonesia mengkritik pernyataan tersebut karena dianggap menyepelekan isu keamanan serius melalui pelemparan tanggung jawab.
- Nurina Savitri menegaskan bahwa penanganan hak asasi manusia di Papua merupakan tanggung jawab negara, bukan individu.
Suara.com - Amnesty International Indonesia ikut menanggapi pernyantaan Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul yang menyebut permasalahan di Papua adalah tanggung jawab Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
Juru Kampanye Amnesty Internasional Indonesia, Nurvina Savitri mengatakan pernyataan Ketua Bappilu PDI-P itu justru terkesan menyepelekan isu keamanan di Bumi Cendrawasih tersebut.
Menurutnya, permasalahan HAM di Papua adalah tanggung jawab negara yang tidak bisa hanya disalahkan kepada satu orang.
Oleh karena itu, ia menyayangkan jika pernyataan tersebut disampaikan oleh pejabat negara yang bisa menimbulkan kesan main-main dalam penanganan permasalahan dengan saling melempar tanggung jawab.
"Ini konteksnya bukan kasihan sama Gibran, ya. Tapi, kok, permasalahan seserius ini hanya diserahkan kepada satu orang. Kita melihatnya kok jadi kayak gak serius," kata Nurina di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Minggu, (12/7/2026)
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming bertanggunh jawab atas penyelesaian konflik di Papua jika mengacu pada amanat undang-undang.
"Papua kan wilayah otonomi khusus. Pasti diberlakukan secara khusus. Nah, kekhususannya itu sesungguhnya dalam undang-undang sudah ada, itu menjadi tanggung jawab Wapres," kata Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2026). (Reporter: Alif Bintang)
Berita Terkait
-
Bia dan Kapak Batu: Potret Gagap Modernitas di Balik Adat Pedalaman Papua
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum
-
Prabowo Ungkap Temuan Harta Karun Baru dari BRIN dan TNI: Cadangan Emas Raksasa di Papua
-
Apresiasi Atas Pelayanan Sepenuh Hati, Karyawan PNM Asal Papua Diberangkatkan ke Negeri Sakura
-
Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya
-
Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain
-
Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar
-
Ibarat Sapu Lidi, Prabowo Sebut Koperasi Alat Orang Miskin Bersatu Jadi Kuat
-
Prabowo Blak-blakan: Semua Partai Banyak Patriot, Banyak Juga Bajingannya
-
Prabowo Ultimatum Koruptor: Sadar Diri, Hentikan, dan Kembalikan Uang Rakyat!
-
Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang
-
Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
-
Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo