Suara.com - India memiliki jumlah kasus Coronavirus Covid-19 dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pertambahan infeksi di negara itu kembali pecah rekor setelah mencatatkan 78.472 kasus baru pada Sabtu (29/8/2020).
Total kasus Covid-19 di India hingga Minggu (30/8/2020) tercatat 3.539.712 orang dan angka kematian 63.657 jiwa, dikutip dari situs worldometers.info.
Selain melawan wabah, pemerintah India juga menghadapi tekanan untuk pergerakan ekonomi karena jutaan orang kehilangan pekerjaan akibat pembatasan wilayah sejak Maret.
Otoritas India justru semakin melonggarkan pembatasan penguncian virus korona meski pertumbuhan kasus dan kematian melonjak di seluruh negeri.
Dikutip Channel News Asia, Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa pertemuan hingga 100 orang akan diizinkan dengan syarat menggunakan masker dan jarak sosial di acara budaya, hiburan, olahraga, dan politik mulai bulan depan.
Layanan kereta metro juga akan diizinkan secara bertahap di kota-kota besar.
Pedoman pemerintah yang baru juga memerintahkan sekolah dan perguruan tinggi untuk tetap tutup. Tetapi siswa dapat bertemu dengan guru secara sukarela di lingkungan sekolah jika diperlukan.
India saat ini masih menjadi negara ketiga yang memiliki kasus Covid-19 terbanyak di dunia, setelah Amerika Serikat dan Brasil. Negara ini menyumbang lebih dari seperempat infeksi harian di dunia yang tercatat sebanyak 253.984 orang.
Selain India, Indonesia juga mengalami pecah rekor infeksi harian, Sabtu (29/8/2020). Dalam 24 jam, dilaporkan 3.308 orang terinfeksi virus corona.
Sampai saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia telah 169.195 orang.
Baca Juga: Kasus COVID-19 di Kalsel Tunjukkan Penurunan Pada Bulan Agustus
Sedangkan secara global, hingga Minggu (30/8) pukul 07.50 WIB dilansir situs worldometers.info, total seluruh kasus Covid-19 di dunia mencapai lebih dari 25,1 juta orang tersebar di 215 negara.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi