Suara.com - Kanker prostat sering kali tidak bisa diperdiksi sebelum penyakit jadi parah. Namun sebenarnya ada beberapa tanda yang perelu diperhatikan untuk mengindikasi masalah kesehatan pria ini.
Melansir dari Express, gejala kanker prostat bisa muncul dengan berbagai gejala saat kencing seperi sering kencing, harus mengejan saat kencing, hingga merasa kandung kemih belum sepenuhnya kosong usai kencing.
Hal lain yang bisa menjadi tanda kanker prostat adalah rasa ingin kencing lebih sering di malam hari. Istilah medis untuk buang air kecil berlebihan di malam hari adalah nokturia.
Namun perlu dicatat bahwa nokturia tidak selalu merupakan tanda kanker prostat. Sebab menurut Guy's and St Thomas NHS Foundation Trust menyatakan bahwa kencing yang tetalu sering di malam hari juga sering kali terjadi pada pria lansia pada umumnya.
Perubahan hormonal juga jadi penyebab lain nokturia. “Anda memproduksi lebih sedikit hormon anti-diuretik seiring bertambahnya usia. Ini adalah bahan kimia yang dibuat tubuh untuk membantu menahan cairan di malam hari," catat National Health Service Inggris (NHS).
Gejala kanker prostat juga bisa muncul dengan berbagai gejala lain, khususnya saat prostat membesar. Gejala kanker prostat lainnya menurut oleh NHS, antara lain:
- Perlu buru-buru ke toilet atau tiba-tiba mendesak ingin kencing
- Kesulitan untuk mulai buang air kecil atau harus mengejan
- Aliran kencing lemah
- Muncul darah dalam urin atau darah dalam air mani
Dalam hal ini, tidak ada tes atau gejala tunggal yang langsung bisa untuk memastikan kanker prostat, tetapi jika Anda memiliki gejala-gejala tersebut maka segeralah memeriksakan diri ke dokter.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?