Suara.com - Gejala virus corona yang kini melanda hampir seluruh dunia masih terus berkembang dan berubah. Terakhir, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, dilaporkan juga membuat mereka yang terinfeksi kehilangan indera penciuman.
Tapi seperti apa ciri kehilangan indera penciuman bagi mereka yang positif Covid-19? Dilansir dari Times of India, Divya Singh, yang baru saja pulih dari penularan virus bahwa ia tidak bisa mencium apapun selama 5-6 hari.
Divya mengalami sakit kepala yang mengganggu selama tiga-empat hari yang dia anggap bukan apa-apa. Namun, ketika saudara laki-lakinya dinyatakan positif Covid-19 setelah kehilangan penciuman, dia juga memutuskan untuk melakukan tes sendiri.
Saat laporannya terbukti positif, Divya benar-benar kehilangan penciuman, yang berarti dia tidak bisa mencium apa pun sama sekali.
"Selera saya juga terpengaruh sebagian karena baunya sama sekali, tapi saya masih bisa mendeteksi rasa, meski rasanya tidak terlalu menonjol."
Meski Divya mendapatkan kembali indra penciumannya dalam waktu sekitar 4-5 hari setelah dites negatif untuk COVID-19, saudara laki-lakinya, yang juga dites negatif, belum mendapatkan indra penciumannya kembali.
Sudah 20 hari sejak dia dites negatif untuk COVID-19, tetapi dia masih belum mendapatkan kembali indra penciumannya.
Menjelaskan lebih lanjut tentang gejalanya, Divya menyoroti bahwa selain sakit kepala ringan selama 3-4 hari dan kehilangan penciuman setelah itu, dia tidak mengalami gejala virus lainnya seperti pilek, batuk, pilek atau hidung tersumbat, demam, pernapasan. masalah dll.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan indera penciuman (atau perasa) kembali setelah COVID-19?
Baca Juga: Perketat Perbatasan, Malaysia Cegah Kasus Covid-19 dari Imigran Ilegal
Menurut data awal yang diterbitkan dalam American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery (AAO-HNS), 27 persen pasien COVID-19 yang mengalami kehilangan penciuman, mengalami perbaikan hanya dalam satu minggu, sementara yang lain merasa lebih baik. dalam rentang waktu 10-15 hari.
Namun, ahli masih belum mengetahui jadwal pasti pemulihan indra penciuman dan rasa setelah memerangi infeksi virus. Meski beberapa orang membutuhkan waktu 3-4 minggu untuk mendapatkan kembali sebagian fungsi penciumannya, yang lain mungkin pulih cukup cepat, seperti dalam kasus Divya.
Namun, ada juga kasus di mana orang tidak pernah kembali berfungsi setelah terinfeksi virus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?