Suara.com - Peneliti di Michigan State University melakukan sebuah penelitian yang hasilnya menunjukkan bahwa perbedaan dalam hormon seks biologis dapat menentukan pola penyakit yang diidap seumur hidup.
Berdasarkan laporan The Health Site, peneliti mengaitkan hubungan antara hormon tertentu yang ada sebelum dan sesudah kelahiran dengan respons imun serta perkembangan penyakit imunologi seumur hidup.
Diterbitkan dalam Prosiding National Academy of Sciences edisi terbaru, penelitian ini menjawab pertanyaan, 'mengapa perempuan berisiko mengalami penyakit yang melibatkan sistem kekebalan, seperti asma, alergi, dan sindrom iritasi usus besar'.
Penulis studi mengatakan bahwa penelitian ini 'membuka pintu' untuk terapi dan pencegahan baru.
Hormon perinatal memengaruhi risiko gangguan tertentu
Menurut peneliti, hormon perinatal (periode sekitar waktu kelahiran, 5 bulan sebelumnya dan satu bulan sesudahnya), memiliki pengaruh lebih besar pada risiko mengembangkan kelainan terkait sel mast.
Sel mast adalah sel darah putih yang mengatur garis pertahanan pertama dalam melawan infeksi dan paparan racun, serta memainkan peran penting dalam penyembuhan luka.
Namun, ketika sel mast ini menjadi terlalu aktif maka akan menyebabkan penyakit inflamasi atau peradangan kronis dan, dalam kasus tertentu, kematian.
Sel mast wanita menyimpan dan melepaskan lebih banyak zat inflamasi seperti protease, histamin dan serotonin, dibandingkan dengan pria. Artinya, sel mast wanita lebih mungkin memicu respon imun yang agresif.
Baca Juga: Mulanya Titik Kecil, Ternyata Perempuan Ini Derita Kanker Kulit
Meski memiliki keunggulan, yaitu membuat perempuan lebih bisa bertahan dari infeksi, risikonya justru membuat mereka menderita penyakit peradangan dan autoimun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan