Suara.com - Beberapa sekolah sedang mempertimbangkan untuk dibuka kembali sejak pandemi Covid-19 terjadi. Namun sebuah studi baru dapat membuat keputusan menjadi makin sulit.
Peneliti dari Agency for Healthcare Research and Quality menemukan antara 42 persen hingga 51 persen dari semua karyawan sekolah memenuhi kriteria Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, baik untuk memiliki peningkatan risiko atau potensi peningkatan risiko terinfeksi Covid-19.
Penyakit penyerta seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan usia yang lebih tua, merupakan faktor yang pendukung yang membuat seseorang berisiko tinggi terkena virus corona.
Menurut studi, obesitas dan tekanan darah tinggi adalah faktor utama yang membuat karyawan sekolah berisiko tinggi terkena infeksi.
Penelitian juga menunjukkan bahwa pria dan kulit hitam lebih rentan terhadap virus daripada wanita dan kulit putih.
Analisis ini yang terbit di jurnal Health Affairs pada Kamis (17/9/2020), menggunakan data yang dikumpulkan antara 2014 hingga 2017 untuk melihat bagaimana staf, guru, atau murid berisiko terinfeksi Covid-19.
"Temuan ini menjadi sangat penting dalam konteks Covid-19, sejauh risiko penularan juga meningkat seiring dengan usia anak," kata para peneliti, dilansir CNN.
Kekurangan dari penelitian ini adalah data yang ditinjau terjadi sebelum pandemi dan tidak memperhitungkan perubahan luar biasa yang telah terjadi.
Ada kemungkinan penelitian ini kurang menghitung jumlah sebenarnya dari mereka yang berkaitan dengan sekolah dan memenuhi kriteria orang yang berisiko dari CDC untuk infeksi Covid-19.
Baca Juga: Pedoman Baru CDC: Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit