Bahaya Penggunaan Steroid di Body Lotion
Sayangnya, banyak orang tak bertanggung jawab yang menambahkan steroid dalam berbagai produk perawatan kulit (skincare), termasuk body lotion.
Biasanya kata dokter yang praktik di Klinik Kecantikan Athena ini, steroid sering digunakan sebagai pendamping hidrokuinon (hydroquinone) dan asam retinoat.
"Kenapa? karena steroid tidak punya efek memutihkan. (Yang bisa) bleaching kulit itu hanya hydroquinone dan merkuri. Nah hydroquinone ini sifatnya iritatif, jadi kalau dipakai itu merah," jelasnya.
Jadi, cara kerjanya, kata dr Richard, hydrokuinon yang bisa memutihkan kulit secara instan akan disandingkan dengan asam retinoat, yang berfungsi membuka kulit agar hydrokuinon masuk lebih cepat. Hasilnya, kulit akan putih dalam seketika.
Dua bahan tersebut, lanjut dia memiliki sifat iritatif yang membuat kulit menjadi kemerahan. Maka, di sinilah peran steroid yang memiliki sifat anti iritatif. Steroid akan menenangkan kulit, sehingga tidak terlalu meradang.
"Dengan mengoleskan krim steroid di semua badan secara terus menerus, akhirnya kulit jadi tipis. Kalau sudah tipis, ditarik terus menerus dia akan pecah. Makanya itu penggunaan steroid dianjurkan hanya untuk jangka pendek," kata dia.
Efek Samping Body Lotion yang Mengandung Steroid
Steroid, kata dr Richard, sebenarnya sering digunakan dokter untuk mengobati masalah kulit seperti alergi, ruam popok pada bayi, dearmatitis atopik dan lainnya, tetapi dengan dosis yang tepat dan pemakaian jangka pendek.
Sebaliknya, pemakaian steroid sembarangan dan terus memerus bisa menyebabkan efek samping, antara lain:
- Membuat kulit menjadi semakin tipis, hingga mudah pecah dan menjadi stretch mark parah. Bahkan, gerakan ringan saja bisa membuat kulit menjadi pecah.
- Kulit menjadi sensitif, mudah merah bila terkena sinar matahari bahkan hanya dalam paparan yang sangat sebentar atau sangat minimal.
- Atrofi kulit, yang secara umum terdiri dari penurunan ketebalan epidermal dan dermal, regresi kelenjar sebaceous, kehilangan lemak subkutan dan atrofi lapisan otot.
- Memperbesar pembuluh darah di antara kulit. Muncul gurat-gurat merah keunguan di kulit, yang disebabkan adanya pelebaran pada pembuluh darah di kulit bagian atas.
- Bisa menimbulkan bulu halus atau hipertikosis. Yang ditandai dengah munculnya rambut halus di wajah yang tadinya tipis, menjadi semakin jelas. Seperti kumis di atas bibir semakin jelas.
Lalu, bagaimana cara mengetahui produk skincare, body lotion mengandung steroid atau tidak? Simak di halaman selanjutnya.
Baca Juga: Penyebab Jerawat Parah, 6 Benda Ini Ternyata Bisa Memicu Breakout
Cara Mengenali Body Lotion yang Mengandung Bahan Berbahaya
Dr Richard mengatakan untuk mengetahui apakah body lotion mengandung steroid atau bahan berbahaya lainnya, caranya cukup mudah. Anda bisa melihat dari kemasannya.
"Body lotion yang mengandung steroid dan bahan berbahaya lainnya biasanya tanpa merek, dengan botol polos tanpa keterangan apapun yang menjanjikan bisa memutihkan kulit secara instan," ungkapnya.
Tak hanya itu, produk skincare body lotion abal-abal dengan bahan berbahaya ini, sambung dr Richard, biasanya juga berdosis tinggi (dosting) yang diklaim racikan dokter tetapi dijual secara luas.
Lantas, adakah cara yang bisa dilakukan jika kulit sudah telanjur rusak karena body lotion steroid? Dr Richard mengemukakan, bila kulit sudah mengalami penipisan dan timbul stretch mark di seluruh tubuh akibat penggunaan body lotion yang mengandung steroid, maka kondisi kulit tersebut tidak bisa disembuhkan lagi.
Meski demikian, lanjut dia, masih ada beberapa upaya atau perawatan yang dapat dilakukan untuk menyamarkan keluhan, di antaranya:
- Rutin menggunakan body lotion yang aman dan tidak berbahaya untuk memgembalikan elastisitas kul
- Minum suplemen kulit atau melakukan perawatan injeksi whitening untuk menyamarkan dan membantu mengembalikan elastisitas kulit.
- Bisa juga melakukan treatment PRP atau Fractional CO2 Laser.
Nah, agar terhindar dari risiko kulit yang mengerikan tersebut, Anda perlu tahu bagaimana cara memilih atau mengenali body lotion yang aman. Seperti apa tipsnya? Simak penjelasan dr Richard di halaman berikutnya.
Tips dan Cara Memilih Body Lotion yang Aman
Agar terhindar dari risiko kesehatan kulit akibat penggunaan produk skincare, body lotion yang mengandung bahan berbahaya, dr Richard memberikan tips cara memilih body lotion aman yang dapat dilihat dari kemasannya.
- Ada merek pada kemasannya
- Ada penjelasan bahan-bahannya
- Ada cara pemakaiannya
- Ada pabrik tempat di mana produk tersebut diproduksi
- Ada nomor BPOM
- Ada nomor batch dan masa kedaluwarsa
Bagi Anda yang ingin mendengarkan penjelasan lengkap dr Richard tentang bahaya body lotion mengandung steroid dan bahan berbahaya lainnya, tonton video ini.
Tag
Berita Terkait
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Bye Minyak Berlebih! 5 Rekomendasi Micellar Water Bikin Muka Matte Seharian
-
Mulai dari 50 Ribuan! 5 Pilihan Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Berjerawat
-
Urutan Skincare Malam Somethinc untuk Atasi Kulit Kusam, Wajah Jadi Cerah Bercahaya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat