Suara.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi salah satu kondisi yang bisa memicu penyakit kronis, seperti serangan jantung dan stroke. Kondisi ini terjadi akibat tekanan ekstra pada pembuluh darah dan organ vital.
Tekanan darah tinggi ini bisa disebabkan oleh pola makan tidak sehat dan kurang olahraga. Jadi, menghindari makanan tertentu bisa menjadi kunci untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Menurut Dr Sarah Brewer, Direktur medis Healthspan, kentang bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah yang signifikan. Makan kentang panggang bisa meningkatkan risiko hipertensi hingga 11 persen.
Sebuah penelitian telah mengungkapkan keripik adalah bentuk olahan kentang terburuk untuk tekanan darah.
Makan keripik kentang secara teratur bisa memicu tekanan darah tinggi sebesar 17 persen, dibandingkan mereka yang makan kurang dari 1 porsi keripik kentang setiap bulannya.
"Makanan tertentu sangat baik untuk dimakan jika Anda menderita tekanan darah tinggi. Karena, makanan tertentu itu bisa menurunkan risiko serangan jantung atau stroke," kata Dr Brewer dikutip dari Express.
Dr Brewerr juga mengatakan makan 4 atau lebih porsi kentang seminggu berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi secara signifikan. Temuan itu berdasarkan penelitian yang diikuti lebih dari 187 ribu dokter dan perawat selama lebih dari 20 tahun.
Penelitian itu mengungkapkan makan kentang panggang, rebus atau tumbuk meningkatkan risiko sebesar 11 persen dan kentang goreng sebesar 17 persen, dibandingkan mereka yang makan kurang dari 1 porsi kentang per bulan.
"Hubungan statistik ini tetap ada setelah menyesuaikan total asupan natrium, kalium, magnesium, kalsium, serat dan lemak makanan. Bahkan, setelah kami memperhitungkan berat badan dan usia seseorang," jelasnya.
Baca Juga: Pemerintah Inggris Akan Beri Virus Corona Penyebab Covid-19 ke Orang Sehat
Cara terbaik untuk melindungi diri dari tekanan darah tinggi adalah mengonsumsi buah bit sebagai pengganti kentang.
Karena, buah bit kaya akan nitrit yang bisa berubah menjadi oksida nitrat dalam tubuh. Oksida nitrat ini membantu melebarkan pembuluh darah dan tekanan darah tinggi.
Minum 250 ml jus bit setiap hari selama sebulan bisa menurunkan tekanan darah hingga 7,7/5,2 mmHg.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?