Suara.com - Virus Covid-19 tak pandang usia. Ia mampu menyerang siapapun, baik tua maupun muda. Karenanya, semua pihak tak boleh lengah dan merasa aman dari infeksi tersebut, terutama anak-anak dan lansia.
Terbaru, sebuah kisah mengharukan dibagikan oleh creator TikTok bernama @dr.dywie_afriyanniw, seorang tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Wisma Atlet, Jakarta.
Dalam video yang diunggah, terlihat seorang petugas medis yang sedang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap tengah menggendong seorang anak berusia 2 tahun di High Care Unit (HCU) RSD Wisma Atlet.
"Untuk pertama kalinya, kami tim medis HCU RA Darurat Wisma Atlet merawat pasien berusia 2 tahun," tulis keterangan dalam video tersebut.
Lebih lanjut, dokter tersebut menjelaskan jika pasien tersebut didiagnosis suspect Covid-19, karena hasil swabnya negatif. Namun, karena mengalami diare disertai dehidrasi ringan, mengharuskannya untuk diobservasi di ruangan tersebut.
"Pagi itu, rekan perawat kami sedang berupaya menenangkan dirinya yang sedikit rewel," tulisnya lagi.
Hebatnya, kata sang dokter, tak seperti anak seusianya, pasien kecil tersebut tak merasa takut melihat para petugas medis yang menggunakan APD level 3.
"Dirinya tenang, tidak menunjukkan raut ketakutan," tutup video yang telah ditonton lebih dari 269 ribu kali dan mendapat lebih 16,6 ribu likes tersebut.
Meski seorang diri dan tak ada orang tua yang menemani, dalam video itu terlihat bagaimana petugas medis benar-benar tulus menjaga pasien kecilnya, menggantikan peran orang tua anak tersebut dengan kasih sayang dan kesabaran.
Baca Juga: Viral di TikTok, Resep Udang Saus Yakult ala Chef Gerry Girianza
Kisah ini pun viral dan banyak diunggah ulang di media sosial lainnya. Serta mengundang berbagai komentar dari banyak orang.
"Nggak kebayang kalau anakku yang di sana. Lihat ini saja langsung mewek, apalagi anak sendiri. Mungkin nggak kuat lagi harus dipisahkan dari aku. Cepat sembuh," tulis salah seorang warganet.
"Berjanjilah untuk selalu menjaganua dokter dan suster, kalianlah pengganti orangtuanya. Semangat pahlawan," komentar yang lain.
"Anak kecil kalau sakit pasti yang dicari ibunya. Tapi dia hebat ya nggak rewel atau takut dokter-dokternya pada pakai APD," kata warganet lainnya.
"Ya tuhan sedihnya sang bunda di rumah juga lebih bersedih, yang merawat bukan bundanya tapi orang lain. Terimakasih nakes, jasamu luar biasa," ujar yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?