Seiring dengan keinginan menyakiti diri sendiri, ide dan perilaku bunuh diri secara signifikan lebih lazim di antara orang dengan BPD, menurut NIMH.
American Psychiatric Association mencatat, 8 dari 10 persen orang dengan BPD meninggal karena bunuh diri.
5. Tidak ada penyebab tunggal BPD, tetapi para ahli yakin ada beberapa faktor risiko utama yang terlibat.
NIMH mencatat, penelitian menunjukkan kombinasi faktor keturunan, neurologis dan lingkungan meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami BPD.
Jika anggota keluarga menderita BPD, kemungkinan besar Anda juga mengidapnya, tetapi tidak ada gen yang diketahui terkait dengan kondisi tersebut.
Otak penderita BPD juga tampak seolah-olah mengalami perubahan struktural dan fungsional di area yang terkait dengan hal-hal seperti regulasi emosional, tetapi tidak jelas apakah perubahan tersebut adalah penyebab atau akibat dari kondisinya.
Terkait faktor lingkungan, banyak penderita BPD melaporkan kejadian trauma masa kecil, termasuk pelecehan, penelantaran, dan hubungan yang tidak stabil dengan orang tua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?