Suara.com - Keputihan adalah masalah umum bagi perempuan. Saat keputihan, terjadi sesekali atau memiliki volume sedikit maka bisa dikatakan normal, namun jika volumeya terlalu banyak tentu saja bisa mengganggu.
Keputihan yang berlebihan dapat menyebabkan infeksi, sehingga penting untuk mengobatinya. Melansir dari Times of India, berikut adalah beberapa bahan alami yang bisa mengurangi keputihan, antara lain:
1. Biji Fenugreek
Mengkonsumsi biji fenugreek yang direbus dalam air dapat mengatasi masalah keputihan. Anda bisa merebus biji fenugreek dalam 500 ml air hingga airnya berkurang menjadi setengahnya. Kemudian minum air rebusan tersebut setelah dingin.
2. Biji Ketumbar
Rendam beberapa sendok teh biji ketumbar dalam air saat malam hingga pagi. Saring airnya di pagi hari, kemudian minum dalam kondisi perut kosong.
Konsumsi biji ketumbar adalah pengobatan rumahan terbaik untuk menyembuhkan keputihan berlebih tanpa efek samping.
3. Air Beras
Kandungan pati dalam air beras bisa membantu mengobati gatal atau peradangan akibat keputihan. Untuk mengonsumsinya Anda bisa mencuci beras, kemudan saring ainya. Kemudian minum secara teratur dengan ditambahkan madu untuk mengatasi keputihan.
Baca Juga: Waspada! ini 5 Masalah Kesehatan Akibat Pakai Bra saat Tidur
4. Daun Jambu Biji
Jika Anda mengalami keputihan disertai gatal, Anda bisa merebus beberapa lembar daun jambu biji dalam air dan meminumnya setelah dingin.
Minum rebusan daun jambu biji dua kali sehari untuk hasil yang optimal.
Keputihan sendiri bisa juga disebabkan oleh kebersihan area vagina, terlalu cemas, hingga kekurangan nutrisi. Gejala keputihan bisa disertai dengan kelelahan, gatal, lemas, bau tidak sedap di vagina hingga sembelit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!