Suara.com - Diabetes tipe 2 bisa terjadi ketika tubuh tidak memproduksi cukup hormon insulin atau tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.
Tanpa hormon yang cukup, tubuh akan mengubah gula dalam darah menjadi energi yang bisa digunakan. Karena itu, Anda perlu mewaspadai betul gejala-gejala diabetes tipe 2.
Menurut NHS, penderita diabetes mungkin memiliki bau yang menyengat dan manis pada urine ketika buang air kecil.
Urine biasanya beraroma manis seperti buah yang bisa menjadi pertanda diabetes. Bau khas ini muncul akibat tubuh berusaha membuang gula berlebih sebanyak mungkin.
Salah satu cara termudah untuk melakukan adalah membuang gula ke dalam urine. Sayangnya, bau kencing ini justru jarang menjadi perhatian.
"Merasa sangat haus, lelah, buang air kecil lebih banyak dari biasanya dan kencing berbau harum bisa disebabkan oleh diabetes tipe 2," kata NHS dikutip dari Express.
Tapi, Anda juga tidak boleh mendiagnosis diri sendiri tanpa bantuan dokter. Urine yang berbau kuat juga belum tentu tanda diabetes.
Hal itu bisa disebabkan oleh dehidrasi, konsumsi makanan tertentu dan minum obat. Normalnya, urine biasanya berwarna kuning pucat dan berbau ringan.
Tapi, Anda perlu waspada dan menemui dokter bila urine sudah berwarna dan berbau tak seperti biasanya. Adapula gejala diabetes lainnya termasuk luka yang sulit sembuh.
Baca Juga: WHO Sebut Vaksin Virus Corona Bisa Tersedia Beberapa Minggu Lagi
Anda harus konsultasi dengan dokter jika tanda-tanda diabetes semakin mengkhawatirkan dan lebih berisiko. Diagnosis dini sangat penting untuk mencegah komplikasi mematikan pada pasien, seperti penyakit jantung dan stroke.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?