Suara.com - Oktober menjadi Bulan Kesadaran Kanker Payudara secara internasional. Seperti yang telah diketahui, kanker jenis ini bisa menyerang ratusan ribu orang setiap tahun di seluruh dunia.
Melansir dari Bustle, berikut adalah beberapa fakta tentang kanker payudara yang perlu diketahui, antara lain:
1. Angka Kematian Menurun
Ada beberapa berita soal kanker payudara yang cukup menggembirakan. Salah satunya adalah soal penurunan angka kematian.
Meski semakin banyak orang yang didiagnosis menderita kanker payudara, penelitian yang diterbitkan dalam A Cancer Journal For Clinicians pada 2019, menunjukkan bahwa tingkat kematian akibat kanker payudara menurun 40 persen dari tahun 1989 hingga 2017.
2. Deteksi Dini Meningkat
Lebih dari 60 persen pasien kanker payudara didiagnosis sebelum penyakit menyebar. Hal ini dinyatakan oleh American Cancer Society. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup menjadi 5 tahun lebih lama.
3. Kanker Payudara dan Perempuan Hamil
Menurut American Society of Clinical Oncology, kanker payudara adalah kanker yang paling umum terjadi pada orang hamil. Namun, kondisi tersebut akan sulit dideteksi karena kehamilan dapat menyebabkan perubahan ukuran dan tekstur payudara.
Baca Juga: Kontroversi No Bra Day, Benarkah Pakai Bra Sebabkan Kanker Payudara?
Kanker payudara di masa kehamilan terkadang dapat diobati dengan aman tanpa membahayakan janin, tergantung seberapa agresif kankernya. Jika Anda sedang hamil dan melihat ada benjolan di payudara, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan.
4. Perempuan di atas 50 Tahun Punya Risiko Tinggi
Lebih dari 95 persen pasien kanker payudara berusia di atas 40 tahun. Namun, meskipun cenderung sering terjadi pada perempuan yang lebih tua, kanker payudara pada dasarnya menyerang perempuan dari segala usia. Oleh karena itu, penting untuk menyadari adanya perubahan pada payudara.
Studi tahun 2020 yang diterbitkan dalam The Lancet Global Health juga menyatakan bahwa kanker payudara banyak ditemukan pada perempuan pra-menopause.
5. Riwayat Keluarga Meningkatkan Risiko
Jika ibu, saudara perempuan atau anak perempuan Anda didiagnosis menderita kanker payudara, Anda dua kali lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini dinyatakan oleh American Cancer Society.
Riwayat keluarga merupakan faktor risiko yang sangat besar. Jadi, Anda harus berkonsultasi dengan dokter jika ada kerabat dekat yang didiagnosis mengidap penyakit tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026